Pendapatan Bayan Resources Hilang Rp3,7 Triliun Imbas Larangan Ekspor Batu Bara

Anggie Ariesta ยท Senin, 17 Januari 2022 - 21:04:00 WIB
Pendapatan Bayan Resources Hilang Rp3,7 Triliun Imbas Larangan Ekspor Batu Bara
Pendapatan Bayan Resources hilang Rp3,7 triliun imbas larangan ekspor batu bara

JAKARTA, iNews.id - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyampaikan perseroan dan anak usahanya kehilangan pendapatan hingga 260 juta dolar AS atau sekitar Rp3,7 triliun imbas larangan ekspor batu bara

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Senin (17/1/2022), perseroan dan anak usahanya tidak bisa memenuhi kewajiban pengiriman batu bara sesuai dengan kontrak dan perseroan serta anak usaha mengalami kehilangan pendapatan pada Januari 2022 sebesar 260 juta atau Rp3,72 triliun. Adapun anak usaha BYAN yakni PT Bara Tabang, PT Fajar Sakti Sakti Prima, PT Firman Ketaun Perkasa, PT Teguh Sinarabadi dan PT Wahana Baratama Mining. 

"BYAN dan anak perusahaan harus melakukan negosiasi  dengan para pelanggannya untuk melakukan penjadwalan ulang atas pengiriman batu bara yang tidak dapat dikirimkan tersebut," kata pemilik dan Direktur Utama BYAN Dato Low Tuck Kwong.

Perusahaan dan anak usaha telah mengeluarkan pemberitahuan tentang keadaan kahar kepada pembeli batu baranya pada 13 Januari 2022 mengenai tidak dapat dipenuhinya kewajiban pengiriman batu bara hingga 31 Januari 2022 terkait kebijakan latangan ekspor batu bara. Larangan ekspor batau bara disebabkan terjadi krisis pasokan batu bara untuk PLTU PLN dan IPP.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: