Pengusaha Muda Asal Surabaya Ini Sebut Kreatifitas Kunci untuk Keluar dari Belenggu Pandemi

Ali Masduki ยท Sabtu, 24 Juli 2021 - 19:01:00 WIB
 Pengusaha Muda Asal Surabaya Ini Sebut Kreatifitas Kunci untuk Keluar dari Belenggu Pandemi
Pengusaha muda asal Surabaya, William Kevin Yudianto.

SURABAYA, iNews.id - Sejak mewabah pada awal 2020, pandemi Covid-19 masih tetap menjadi momok bagi Indonesia. Bukan hanya soal kesehatan, dampak sosial dan ekonomi juga tak terhindarkan sampai saat ini. 

Berbagai kebijakan pemerintah untuk penanganan Covid-19, juga berimbas pada terhentinya sebagian aktifitas perekonomian. Para pelaku usaha konvensional pun banyak yang mengeluh karena ikut merasakan dampak dari pembatasan kegiatan ekonomi selama pandemi Covid-19.

Bahkan banyak pelaku usaha yang menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021, yang diperpanjang dengan PPKM Level 4 mulai 21-25 Juli 2021, lebih membawa dampak buruk dibandingkan situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal pandemi. 

Meski demikian, pengusaha muda asal Surabaya, William Kevin Yudianto, menilai selalu ada hikmah dibalik peristiwa, termasuk pandemi Covid-19. 

Menurut dia, selama tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap patuh pada kebijakan pemerintah, pelaku usaha tetap bisa produktif meski di rumah saja.

"Ini soal prespektif. Kalau kita melihat sisi buruknya saja, maka lambat laun pasti akan terpuruk. Sementara kita dikaruniai akal, pikiran, intuisi dari Tuhan untuk bisa kita manfaatkan menjadi sebuah kreatifitas yang menghasilkan," tutur pengusaha liquid vape, yang arab disapa Kevin.

Pengusaha milenial yang baru berusia 27 tahun ini, mengatakan kreatifitas adalah kunci untuk keluar dari belenggu pandemi. Kevin yang merintis usahanya sejak 2012, kini sukses berbisnis likuid vape, bahkan di masa pandemi Covid-19. 

Berbekal kreatifitas sebagai kaum milenial, Kevin memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan dan mengembangkan bisnis di industri vape dan industri kreatif, bahkan mempekerjakan puluhan karyawan, meskipun bekerja dari rumah. 

"Terutama buat milenial ya. Saat ini mungkin sektor konvensional sedang mengalami krisis. Namun jangan salah, era digital saat ini begitu banyak peluang. Semua tetap bisa dilakukan meski di rumah saja," imbuh Kevin.

Kevin menyebut, peluang usaha selalu ada di setiap keadaan, asalkan telaten dan jeli melihatnya. Latar belakangnya dari keluarga sederhana, juga memicu Kevin untuk semangat dan survive di tengah masa pandemi Covid-19. 

Dia mengungkapkan, merintis bisnis liquid vape pada 2012 karena melihat peluangnya, seiring dengan penggunaan vape uanh meluas di Indonesia. Mulanya ia menjual device vape, lalu beralih membuat industri likuid hingga saat ini.

"Semua ini proses kreatif. Bagaimana kemudian menggunakan desain, mempromosikan melalui platform digital selain itu di Youtube juga bisa jadi ajang promosi sekaligus mendapat pundi dari adsense. Saya rasa di era saat ini, kreatifitas tidak akan pernah habis jika orang tidak bermalas-malasan," tutur Kevin.

Editor : Jeanny Aipassa