Penjualan Kotor Turun 18 Persen, Matahari Rugi Rp94 Miliar

Aditya Pratama ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 18:20 WIB
Penjualan Kotor Turun 18 Persen, Matahari Rugi Rp94 Miliar

Matahari. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Matahari Department Store Tbk mencatat penurunan penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini. Emiten dengan kode LPPF itu meraih penjualan kotor Rp2,7 triliun pada kuartal I-2020.

Angka tersebut turun 18,1 persen dibandingkan kuartal I-2019 yang mencapai Rp3,3 triliun. Alhasil, Matahari rugi Rp94 miliar, berbalik dari periode yang sama tahun lalu dengan laba bersih Rp143 miliar.

Corporate Secretary and Legal Director Matahari, Miranti Hadisusilo mengatakan, penurunan kinerja perseroan tak terlepas dari pandemi Covid-19. Penurunan tajam terjadi pada pertengahan Maret 2020 akibat penutupan gerai.

"Perseroan secara proaktif menutup semua kecuali 3 gerai pada 30 Maret 2020, demi melindungi karyawan dan pelanggannya," ujarnya lewat keterbukaan informasi, Selasa (30/6/2020).

Praktis, kata dia, Matahari mengandalkan saluran online, termasuk Matahari.com. Kapasitas situs belanja itu terus ditingkatkan di samping menjalin kerja sama dengan e-commerce.

Miranti mengatakan, hampir tidak ada aktivitas penjualan melalui gerai fisik selama April dan awal Mei 2020. Sekitar awal Mei, Matahari membuka 24 gerai sebelum akhirnya sebanyak 95 gerai dibuka untuk memanfaatkan mone Lebaran.

"Saat ini, perseroan mengoperasikan 145 gerai, setelah membuka satu gerai baru dengan format besar di Palembang, Sumatra Selatan di Mei," katanya.

Pada paruh kedua tahun ini, Matahari menargetkan pembukaan 2-4 gerai baru. Dengan begitu, perseroan akan memiliki sekitar 145-150 gerai dengan format besar pada akhir 2020.

Editor : Rahmat Fiansyah