Penumpang Pesawat Sepi, Ini Strategi AP I Jaga Keuangan Perusahaan

Antara ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 05:34:00 WIB
Penumpang Pesawat Sepi, Ini Strategi AP I Jaga Keuangan Perusahaan
Jumlah penumpang pesawat di bandara sepi, AP II menyiapkan sejumlah strategi untuk menghemat kas perusahaan akibat pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Angkasa Pura I (AP I) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghemat kas perusahaan akibat pandemi Covid-19. Sampai saat ini jumlah penumpang pesawat di bandara masih sepi.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan pihaknya telah menyiapkan penanganan krisis industri penerbangan dengan mengutamakan sektor kesehatan serta menyelamatkan sektor perekonomian melalui diskusi dengan pihak maskapai, terutama maskapai internasional banyak yang bangkrut.

“Untuk menyelesaikan persoalan ini kami internal ada empat insiatif. Pertama ini krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga kami identifikasi risiko terhadap strategi keuangan dan operasional,” ujarnya, dalam webinar yang dilansir Kamis (23/7/2020).

Faik menyebutnya dengan strategi bertahan atau survival strategy meningkatkan portofolio bisnis di luar penerbangan. “Termasuk pengoperasian freighter cargo, tadinya enggak punya sekarang kita punya. Ini bagian dari program untuk memanfaatkan angkutan logistik. Kita charter dengan Pelita Air yang sekarang punya penerbangan sembilan kali per minggu,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, cost leadership di mana perusahaan mengurangi beban biaya yang muncul di operasional yang sifatnya tidak esensial.

“Terkait cost leadership, kami coba kurangi beban biaya yang muncul di operasional sambil kita perhatikan tipe biaya yang muncul. Jadi, ada biaya-biaya yang sifatnya nonesensial bisa kita potong sampai 100 persen. Yang sifatnya kontributor ke operasional sampai 80 persen. Tapi yang sifatnya esensial seperti safety, securty itu jadi mandatori di angkutan udara kita kurangi 20 persen dan yang terkait akselerator ini yang bisa beri kontribusi pendapatan lebih besar kurang 20 persen,” ujarnya.

Upaya tersebut, AP I bisa menghemat biaya sebesar 32 persen yang sangat berpengaruh signifikan ke depan.

Saat ini, trafik penumpang di bandara AP I turun signifikan. Pada Mei lalu jumlah penumpang hanya 75.000 orang atau turun 99 persen dari kondisi normal di mana bisa mencapai 7,5 juta orang.

Seiring adanya masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal), terhitung pada 19 Juli ini ada pertumbuhan untuk trafik penerbangan yakni 35 persen. Namun trafik penumpang masih jauh di kisaran 17 persen.

Editor : Dani Dahwilani