Perang Tarif AS-China, Ketum Kadin: Investasi Saat Ini Butuh Kerja Keras
Soal peluang yang dimaksud pria yang kerap disapa Anin itu tidak menjelaskan lebih jauh. Hanya saja, dia menyarankan agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan perang tarif yang mengguncang perdagangan global saat ini.
Dia yakin jika Indonesia masih sangat strategis bagi foreign direct investment (FDI) atau penanaman modal asing. Itu karena Indonesia punya segudang sumber daya alam (SDA), terutama nikel.
Nikel menjadi bahan baku penting dalam pembuatan baterai, terutama baterai lithium-ion yang digunakan dalam kendaraan listrik dan perangkat elektronik lainnya. Hal ini membuat komoditas nikel masih diburu banyak negara.
“Kita tidak usah khawatir, karena satu, yang namanya sumber daya nikel dalam hal ini, di tempat tersebut kan tetap berharga, dan nggak ke mana-mana tetap dibutuhkan,” beber dia.
“Dan yang kedua, untuk yang mampu memproses nikel ini menjadi bahan baterai, sudah ada dan siap kapan saja. Dan yang ketiga, saya melihat offtake atau pembelinya dari hasil bahan baterai itu juga banyak,” ujar Anin.
Editor: Puti Aini Yasmin