Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kata BPS soal Bank Dunia Sebut 60 Persen Orang Indonesia Miskin: Itu Hanya Referensi
Advertisement . Scroll to see content

Performa Logistik Indonesia Turun 17 Peringkat, Luhut Akan Klarifikasi ke World Bank

Selasa, 18 Juli 2023 - 11:36:00 WIB
Performa Logistik Indonesia Turun 17 Peringkat, Luhut Akan Klarifikasi ke World Bank
Menko Marves, Luhut BInasr Panjaitan, akan meminta penjelasan Bank Dunia mengenai peringkat Logistics Performance Index (LPI) Indonesia. (Foto: MPI/Heri Purnomo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, akan mengklarifikasi perihal Indeks Peforma Logistik Indonesia yang turun signifikan ke World Bank atau Bank Dunia. 

Hal itu, terkait dengan laporan World Bank mengenai Indeks Performa Logistik atau Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada 2023 yang turun 17 peringkat dari 46 menjadi 63.

Luhut mengatakan, klarifikasi tersebut untuk mengetahui apa yang menjadi kelemahan Indonesia sehingga Indeks Performa Logistik Indonesia menurun. 

"Nanti saya akan undang World Bank. Saya akan tanya dimana kelemahan kita. Supaya kita tahu dan bisa diperbaikin dan jangan bilang kita tiba tiba turun 17 peringkat," kata Luhut dalam acara Bincang Stranas PK, Selasa (18/7/2023). 
  
Menurut Luhut, hasil index tersebut tidak fair jika dibandingkan dengan data pelabuhan di Singapore yang menajdi peringkat pertama. Pasalnya, kondisi pelabuhan di Indonesia sangat banyak, terlebih lagi banyak pelabuhan kecil-kecil yang menjadi sarang penyelundupan. 

"Singapura peringkat pertama. Saya terus terang enggak fair juga dong. Katakanlah 34 atau 116 pelabuhan. Kita ini angkanya banyak tergantung dengan Strata kualitas pelabuhannya. Kalo 34 pelabuhdan dan lainnya ya susah membandingkannya," tutur Luhut. 

Luhut mengungkapkan, tidak antikritikan dari pihak luar, akan tetapi dalam perbandingan ada hal-hal yang perlu diperjelas terkait kelemahan performa logistik Indonesia. Pasalnya, dengan program digitalisasi yang sudah berjalan sejak 2020, telah menurunkan biaya losgistik hingga 8 persen. 

'Jadi kita lakukan itu sehingga efisiesi pelabuhan jadi lebih cepat," ujar Luhut. 

Sebelumnya, Bank Dunia menyebutkan bahwa LPI Indonesia pada 2023 mengalami penurunan signifikan. Data tersebut menunjukan bahwa dari 139 negara, Indonesia menempati peringkat ke-63 dengan penurunan skor dari 3,15 di tahun 2018 menjadi 3,0 di tahun 2023. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut