Perkenalkan Giovanni Ferrero, Miliarder Italia yang Kaya dari Selai Cokelat Nutella
Setelah lulus, Giovanni yang merupakan anak bungsu ikut bergabung bersama kakaknya mengelola toko cokelat sang ayah. Toko ini dirintis pertama kali oleh kakek Giovanny, Pietro Ferrero di Alba, Italia pada 1946.
Cikal bakal nutella mulai terlihat. Saat itu kakeknya memproduksi selai cokelat hazelnut dengan merek Supercrema di tengah kelangkaan suplai bahan baku cokelat akibat perang.
Ayahnya melanjutkan bisnis itu. Kakak Giovanni yang juga bernama Pietro ikut mengatur operasional mulai dari logistik hingga pengembangan produk. Sementara Giovanni terlibat dalam hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas. Pada 1997, Pietro dan Giovanni berbagi peran menjadi co-CEO Ferrero Group.
Pada 2011, kakaknya meninggal akibat serangan jantung. Giovanni kemudian menjadi CEO tunggal. Adapun ayahnya tetap menjadi executive chairman sebelum akhirnya wafat pada 2015 lalu.
Sejak kematian ayahnya, dia mengendalikan Ferrero Group dengan titel CEO dan executive chairman. Dua tahun kemudian, Giovanni mengangkat Lapo Civiletti untuk menjadi CEO dan pria berusia 55 tahun itu tetap menjadi executive chairman.