Perkuat Kolaborasi Antarsektor, Sandiaga: Dorong Daya Saing Parekraf yang Inklusif dan Berkelanjutan
"Tentu kita tidak bisa berpuas diri dengan capaian (tahun 2022) tersebut, di tengah kondisi global di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) tentu masih banyak tantangan yang akan kita hadapi di tahun ini," kata dia.
Sandiaga berharap, kerja sama Kemenparekraf melibatkan unsur pentahelix dapat terus ditingkatkan guna membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Tak terkecuali dengan berbagai asosiasi, juga GIPI sebagai wadah komunikasi antara asosiasi bidang pariwisata yang memiliki peran penting dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif," tuturnya.
Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah dalam laporannya menyampaikan dalam mendorong daya saing Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, perlu peran serta dan dukungan stakeholder termasuk pelaku usaha dan asosiasi pariwisata. Terutama dalam memformulasikan strategi-strategi yang dapat memperkuat kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani menjelaskan, forum koordinasi ini bertujuan untuk menjalin sinergi antar-stakeholder sekaligus memperoleh gambaran industri pariwisata Indonesia melalui identifikasi isu, tantangan, dan peluang.