Perkuat Pelabuhan Batu Ampar, Menko Luhut: Supaya Kita Tak Dilecehkan Singapura

Rina Anggraeni ยท Kamis, 24 September 2020 - 15:20 WIB
Perkuat Pelabuhan Batu Ampar, Menko Luhut: Supaya Kita Tak Dilecehkan Singapura

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan merevitalisasi Pelabuhan Batu Ampar di Kepulauan Riau. Pelabuhan utama Batam ini memiliki lokasi yang strategis di Selat Malaka.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mengatakan, Pelabuhan Batu Ampar bakal menjadi pelabuhan ramah lingkungan (green port) pertama di Indonesia yang terkoneksi dengan Ekosistem Logistik Nasional (Ekolognas).

Luhut menilai, pelabuhan ini memiliki potensi menyaingi pelabuhan-pelabuhan yang ada di Singapura.

"Kami ingin Batam jadi contoh green port pertama di Indonesia, Pelabuhan Batu Ampar. Besok saya juga ingin lihat Ekolognas itu supaya kita bisa sama denga Singapura. Supaya kita tidak dilecehkan Singapura sebenernya kita dilecehkan ini karena kita sendiri," katanya, Kamis (24/9/2020).

Sebagai green port, kata Luhut, pemerintah akan memastikan pantai dan laut di sekitar Pelabuhan Batu Ampar tetap bersih dan tidak tercemar lingkungan. Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan TNI-AL dilibatkan untuk menghalau kapal-kapal yang membuang sampah sembarangan di laut.

"Kita juga akan menertibkan jalur pipa fiberoptik yang diharapkan bisa selesai pada tahun ini. Saya kira sudah terlalu lama negeri ini tidak efisien," tuturnya.

Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar sudah diteken pada Februari 2020 antara IPC dan BP Batam. Untuk tahap awal, kapasitas awal peti kemas ditingkatkan menjadi 600.000 TEUs.

Editor : Rahmat Fiansyah