Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala Bappisus Buka Suara soal Heboh TNI Siaga 1 gegara Konflik Timur Tengah 
Advertisement . Scroll to see content

Permintaan Ekspor ke Eropa Turun, Pemerintah Bidik Pasar Amerika hingga Timur Tengah

Senin, 07 November 2022 - 21:52:00 WIB
Permintaan Ekspor ke Eropa Turun, Pemerintah Bidik Pasar Amerika hingga Timur Tengah
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, permintaan ekspor ke negara-negara di Eropa mengalami penurunan. Hal ini dampak dari adanya pelemahan pertumbuhan ekonomi global.

"Ini banyak kaitan dengan pelemahan market, khususnya market yang di Eropa," ujar Agus dalam Konferensi Pers Capaian Pertumbuhan Ekonomi Triwulan ke-3 di Jakarta, Senin (7/11/2022). 

Agus menambahkan, pemerintah akan melakukan beberapa antisipasi dalam menghadapi hal tersebut, salah satunya adalah mencari pasar baru yang pertumbuhan ekonominya masih positif.

"Pertama yang penting adalah pencarian pasar baru ekspor, kita akan membuka akses dan akan mencoba membuka pasar di Amerika Latin, Amerika Selatan, Afirka, dan negara-negara Timur Tengah dan Asia," kata dia.

Selain itu, langkah mitigasi selanjutnya adalah dengan peningkatan penguasaan pasar dalam negeri. Caranya dengan mendorong promosi dan kerja sama lintas sektoral melalalui Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN).

"Sehingga produksi dalam negeri ini bisa semakin tumbuh, karena itu akan membawa tumbuh industri itu sendiri," ucapnya.

Langkah selanjutnya yaitu melalui penguatan daya saing industri melalui kemudahan akses bahan baku, penguatan ekosistem usaha, hingga penguatan sistem produksi.

"Ini nanti kita bisa lihat dengan berbagai instrumen, seperti bea masuk ditanggung pemerintah, bahan baku untuk industri itu bisa ada realisasi dari segi fiskal, dan juga lartas (barang larangan dan/atau pembatasan)," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut