Pertama di ASEAN, Telkom Akan Garap 5G Mining di Kawasan Freeport

Suparjo Ramalan · Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:34:00 WIB
Pertama di ASEAN, Telkom Akan Garap 5G Mining di Kawasan Freeport
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Telkom akan garap 5G mining di kawasan Freeport. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Telkom Group akan menggarap tambang pintar atau 5G mining di kawasan PT Freeport Indonesia (PTFI). Ini merupakan proyek 5G mining ini yang pertama di Asia Tenggara (ASEAN).

Direncanakan 5G mining akan diresmikan 6 bulan mendatang. Erick pun berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menyaksikan peresmian 5G mining.

"Sesuai transformasi di dunia terkait revolusi industri 4.0, kami berencana enam bulan lagi akan meresmikan 5G mining. Ini yang pertama di Asia Tenggara, hasil kerja sama Freeport dengan Telkom Group," kata Erick, Selasa (12/10/2021). 

Fungsi 5G mining adalah menjaga keamanan operasional hingga proteksi tenaga kerja Freeport Indonesia yang berada di dalam lubang tambang. 

"Karena ini kategori tambang yang dalam sehingga penting sekali proteksi bagi tenaga kerja di dalamnya," ujarnya. 

Dia menuturkan, 5G mining ini juga akan meningkatkan konektivitas integrasi hyper connect network. Rencananya, ada kecanggihan autonomous car atau mobil dengan kendali otomatis, termasuk truk-truk besar yang digunakan untuk mengangkut bahan tambang.

Erick menuturkan, persiapan untuk menggarap 5G mining tengah dimaksimalkan antaran Telkom dan Freeport. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi karena telah mendukung transformasi BUMN. 

"Persiapan ini kita maksimalkan antara Freeport dan Telkom. Kepada bapak Presiden, terima kasih atas kesempatan yang terus didorong bapak Presiden dalam transformasi pada BUMN," ucap Erick.

Sementara itu, hari ini Presiden Jokowi telah meresmikan pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) milik Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Smelter yang akan menjadi salah satu terbesar di dunia ini bisa memperoduksi 35 ton emas per tahun.  

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda