Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI
Advertisement . Scroll to see content

Perusahaan Startup Ramai-ramai Lakukan PHK, Kenapa?

Jumat, 27 Mei 2022 - 12:07:00 WIB
Perusahaan Startup Ramai-ramai Lakukan PHK, Kenapa?
Ilustrasi perusahaan startup. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah perusahaan rintisan (startup) di tanah air ramai-ramai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhdap karyawan. PHK tersebut, antara lain dilakukan platform perusahaan plat merah Linkaja, hingga Zenius, SiCepat dan JD.ID.

Beberapa perusahaan berdalih keputusan PHK karyawan berkaitan dengan ekonomi makro, kepentingan reorganisasi atau terkait Sumber Daya Manusia (SDM).

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan untuk meraih pengguna, startup rata-rata harus bakar uang, itupun masih jauh tertinggal dari pendahulu.

Sementara itu, pendanaan kian ke sini juga kian sulit, apalagi untuk layanan yang sudah melewati fase pertumbuhannya seperti e-commerce, pembayaran digital, travel dan edukasi digantikan dengan arah baru startup yang mengusung kecerdasan buatan, big data analytic, internet of things, maupun metaverse.

"Linkaja, Zenius, memang cukup berat karena pemain utamanya sudah jauh di depan. Kalau mau maju harus kuat bakar uang," ungkap Heru kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (27/5/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut