PLN dan USAID Kerja Sama Percepat Transisi Energi Bersih

Suparjo Ramalan ยท Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:17:00 WIB
PLN dan USAID Kerja Sama Percepat Transisi Energi Bersih
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), dan Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen, menandatangani MoU kerja sama transisi energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia, Rabu (3/8/2022). (Foto: dok PLN)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) bersama Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau United States Agency for International Development (USAID) melakukan kerja sama untuk mempercepat transisi energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia. 

Komitmen ini tertuang dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dan Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen, di Jakarta, Rabu (3/8/2022). 

Dalam MoU ini, disepakati kemitraan jangka panjang AS dan Indonesia untuk mempercepat transisi energi berkelanjutan melalui perluasan akses energi terbarukan dan modernisasi sistem. Adapun kemitraan merupakan bagian dari bantuan USAID kepada Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan PLN memiliki cita-cita mencapai Net Zero Emission pada 2060 untuk mendukung visi pemerintah mengurangi emisi karbon. Menurutnya, peta jalan, tujuan dan strategi telah dibangun, tetapi masih ada banyak tantangan. 

"PLN termasuk di antara perusahaan penyedia jasa Asia ke-6 yang berkomitmen pada karbon netral. Kami telah mempersiapkan dengan sangat rinci roadmap dan strategi yang mencakup pengembangan energi terbarukan skala besar, penghentian pembangkit listrik tenaga batu bara, konversi diesel ke pembangkit listrik terbarukan, dan co-firing menggunakan biomassa," ungkap Darmawan, Kamis (4/8/2022).

Melalui MoU ini, USAID akan membantu Indonesia mengembangkan skenario dekarbonisasi di sektor kelistrikan, seperti tidak lagi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga batu bara, dan mengidentifikasi insentif yang dapat meningkatkan investasi energi terbarukan untuk mencapai Indonesia Just Energy Transition Partnership (IJETP) di bawah kepemimpinan AS dan Jepang bersama mitra internasional lainnya. 

Darmawan menjelaskan, keduanya telah berkolaborasi dalam teknis pengembangan EBT khususnya studi kelayakan, studi dampak, studi teknis, serta perhitungan harga perkiraan pemilik untuk beberapa proyek. Yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Dominanga, PLTMH Lau Gunung, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Toru Hilir, PLTA Asahan-5, PLTMH Lubu-3, serta PLTMH Sebelat. 

“Kami mendukung komitmen pemerintah untuk mencapai _net zero emission_ pada tahun 2060 atau lebih awal. Saat ini kami telah mengganti 1,1 GWh energi batu bara dengan energi terbarukan. Apakah itu cukup? Tidak. Kami berusaha mengurangi lagi sekitar 2,4 GWh yang saat ini prosesnya tengah berlangsung,” kata Darmawan. 

Sementara itu, Jeff Cohen mengatakan dalam memerangi perubahan iklim, transformasi energi bersih Indonesia sangat penting untuk memastikan masa depan bumi yang layak huni bagi semua orang. 

“USAID berkomitmen mendukung PLN dalam transisi energi Indonesia. MoU yang kita tandatangani hari ini akan membawa Indonesia lebih dekat untuk mewujudkan potensi energi penuhnya sekaligus mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan EBT. Melalui kerja sama ini USAID dan PLN akan meluaskan akses untuk layanan energi yang andal dan terjangkau masyarakat,” ungkap Jeff Cohen. 

Dari berbagai kegiatan yang dicanangkan dalam MoU, PLN dan USAID berencana untuk mempercepat penyebaran energi modern, meningkatkan pertukaran pengetahuan antara pakar energi bersih Indonesia dan Amerika, menyediakan keahlian teknis dan pengetahuan bagi para penyusun kebijakan yang berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor listrik di Indonesia. 

“Kita akan mengakselerasi transisi energi di Indonesia dengan berbagai program kolaborasi antara pemerintah serta dunia internasional. Dalam perjuangan melawan perubahan iklim, transisi energi di Indonesia vital perannya untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi semua orang di bumi,” ujar Jeff Cohen. 

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda