Progres 25 Persen, Pabrik Baru INKA di Banyuwangi Bisa Produksi 4 Gerbong Sehari

Rully Ramli ยท Senin, 19 Agustus 2019 - 15:50 WIB
Progres 25 Persen, Pabrik Baru INKA di Banyuwangi Bisa Produksi 4 Gerbong Sehari

Kereta api. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA terus mengebut penyelesaian pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik kedua setelah Madiun ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia.

Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro mengatakan, progres pembangunan pabrik di Banyuwangi sudah mencapai 25 persen. Dia masih optimistis pabrik ini bisa beroperasi tahun depan.

"(Pabrik) Banyuwangi progresnya 25 persen. Mudah-mudahan sih 2020 selesai," kata dia di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Budi mengatakan, kehadiran pabrik baru tersebut membuat kinerja PT INKA lebih baik lagi. Produksi dipastikan meningkat daripada saat ini yang hanya 1,5 kereta per hari. Pabrik kereta api di Banyuwangi diklaim mampu memproduksi hingga dua kali lipat.

"Kalau di Banyuwangi itu pengennya tiga sampai empat kereta kapasitasnya kalau semua sudah beroperasi," ujarnya.

Menurut Budi, kenaikan produksi tersebut bisa terjadi lantaran lahan pabrik di Banyuwangi jauh lebih luas dibanding Madiun. Pabrik baru PT INKA Banyuwangi menempati lahan seluas lebih dari 80 hektare sementara di Madiun hanya sekitar 22 hektare.

Selain itu, lokasi pabrik baru di Banyuwangi lebih strategis. Di Madiun, PT INKA sebelumnya membutuhkan waktu 2-3 hari untuk mengirim kereta ke pelabuhan. Namun, kehadiran jalan tol membuat jarak tempuk berkurang menjadi delapan jam.

"Kalau di Madiun itu kalau saya kirim ke Bangladesh, itu dari Madiun dibawa (truk) multi axle ke Tanjung Perak. Itu bisa dua sampai tiga hari sampainya. Sekarang delapan jam sampai tapi itu masih masalah. Kalau di Banyuwangi nanti sudah ada akses keluar, langsung sudah ke pelabuhan," tutur dia.


Editor : Rahmat Fiansyah