Proyek Bandara Singkawang Kalbar Diincar 20 Investor, Salah Satunya China

Antara ยท Senin, 07 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Proyek Bandara Singkawang Kalbar Diincar 20 Investor, Salah Satunya China

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melelang proyek pembangunan bandara Singkawang, Kalimantan Barat. Proyek dengan skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) tersebut diincar hingga 20 investor, termasuk China.

"Saya pikir banyak sekali, ini surprising terima kasih, mungkin lebih dari 10, bahkan 20, di antaranya (Singapura), ada Prancis, Kanada, Korea Selatan, Jepang, dan China," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Menhub mengatakan, Kemenhub saat ini tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) untuk bandara tersebut. Namun, dia tetap terbuka dengan tawaran studi kelayakan dari para calon investor.

"Studi kelayakan sedang berjalan, saya pikir antara kita dan swasta bisa mengikuti dan memberikan proposal," katanya.

Mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut memperkirakan, proyek Bandara Singkawang membutuhkan investasi sekitar Rp4,3 triliun. Pembangunannya meliputi sisi udara dan darat serta fasilitas pendukung.

Dari rancangan awal, Bandara Singkawang akan dilengkapi landasan pacu (runway) 2.250x45 meter persegi, dua taxiway seluas 199,5x18 meter persegi, dan apron 18.700 meter persegi.

Menurut Menhub, proyek ini cukup menarik karena potensi pendapatan jangka panjang dari bandara ini mencapai Rp17 triliun per tahun. Pendapatan tersebut berasal dari bisnis penerbangan Rp15,9 triliun dan nonpenerbangan Rp2,1 triliun.

Dia mengatakan, pemerintah akan memberikan masa konsesi selama 32 tahun. Diharapkan, konstruksi proyek ini bisa dikerjakan paling lambat tahun 2023.

Editor : Rahmat Fiansyah