PT Pertamina Hulu Rokan dan TNI AD Olah Lahan 100 Hektare untuk Tanaman Pangan

Rizqa Leony Putri ยท Selasa, 20 September 2022 - 17:00:00 WIB
PT Pertamina Hulu Rokan dan TNI AD Olah Lahan 100 Hektare untuk Tanaman Pangan
PT Pertamina Hulu Rokan bersama TNI Angkatan Darat melakukan penanaman bibit jagung sebagai simbol pengembangan pertanian tanaman pangan. (Foto: dok Pertamina)

BENGKALIS, iNews.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama TNI Angkatan Darat (TNI AD) mendukung program ketahanan pangan nasional. Upaya ini direalisasikan melalui pengembangan pertanian tanaman pangan di wilayah operasi perusahaan di Riau. 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penanaman bibit jagung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman dan Direktur Utama PHR Jaffee A Suardin di Desa Kesumbo Ampai, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Rabu (14/9/2022). 

Dalam sambutannya, KASAD mengatakan bahwa TNI mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo untuk mengambil peran membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, bekerja sama dengan berbagai elemen.

“Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi respons PHR untuk bersama-sama TNI AD membantu menyejahterakan masyarakat melalui program ini,” tutur Jenderal Dudung Abdurachman.

Sementara itu, Direktur Utama PHR Jaffee A Suardin mengatakan bahwa PHR bertekad untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. 

Menurutnya, PHR telah menyiapkan lahan lebih kurang 100 hektare di wilayah operasinya di Duri, Bengkalis, untuk pertanian tanaman pangan. Inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi, menghasilkan bahan pangan yang bermanfaat untuk konsumsi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi PHR.

“Benteng terkuat dan landasan harmonis PHR dalam operasinya di tengah masyarakat adalah ketika masyarakat sekitar merasa ikut memiliki dan merasakan manfaat nyata kehadiran PHR," ujar Jaffee dalam kata sambutannya pada acara penanaman. 

Seperti diketahui, pemerintah telah mencanangkan program Ketahanan Pangan sejak 2012, dengan diterbitkannya UU No 18/2012 Tentang Pangan. Dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan merupakan kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan.

Hal itu tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Editor : Rizqa Leony Putri

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda