Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Kelola Lahan Sitaan 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatra
Advertisement . Scroll to see content

Purnawirawan Jenderal dan Praktisi Pajak Masuk Jajaran Komisaris Adhi Karya

Kamis, 04 Juni 2020 - 23:10:00 WIB
Purnawirawan Jenderal dan Praktisi Pajak Masuk Jajaran Komisaris Adhi Karya
Adhi Karya. (Foto: IDX Channel)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Adhi Karya (Persero) Tbk merombak manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (4/6/2020). Di dewan komisaris, ada empat orang yang diganti.

Fadjroel Rachman yang saat ini menjabat sebagai Juru Bicara Kepresidenan diberhentikan dari posisinya di Adhi Karya sebagai komisaris utama. Dia digantikan oleh Dody Usodo Hargo.

Dody merupakan lulusan akmil 1984 dengan pangkat terakhir mayor jenderal TNI Angkatan Darat (AD). Jenderal bintang dua itu pensiun pada Maret 2019 dengan jabatan terakhir sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pria kelahiran Kendal, Jawa Tengah itu pernah menjabat sebagai Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman, Komandan Seskoad, dan Wadanjen Akademi TNI. Saat ini, dia mengembang tugas sipil sebagai Deputi I Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Selain Dody, ada nama praktisi pajak, Yustinus Prastowo yang masuk dalam dewan komisaris Adhi Karya. Direktur Eksekutif Center for Taxation Analysis (CITA) itu menggantikan posisi Wicipto Setiadi.

Lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara itu dikenal sebagai pengamat perpajakan. Dia mengawali karier sebagai PNS di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada 1970 hingga akhirnya keluar pada 2010.

Sejak saat itu, dia aktif terlibat dalam berbagai NGO seperti ICW, Perkumpulan Prakarsa, dan Transparency International Indonesia (TII).Di dunia konsultan pajak, Prastowo pernah menjabat sebagai Tax Manager di SF Consulting, Tax Partner di RSM AAJ, dan Senior Advisor di Enforce Advisory. Belakangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjuknya sebagai staf khusus menteri.

Selain dua nama tersebut, ada dua wajah baru di BUMN konstruksi itu, yaitu Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Cahyo Rahadian. Muzhar dan Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Widiarto. Keduanya menggantikan posisi Bobby Achirul Awal Nazier dan Rildo Ananda Anwar.

Sementara posisi Abdul Muni dan Hironimus Hilapok tetap bertahan sebagai Komisaris Independen Adhi Karya.

Berikut susunan komisaris Adhi Karya berdasarkan RUPST 4 Juni 2020:

- Dodi Usoho Hargo (Komisaris Utama)
- Cahyo R. Muzhar (Komisaris)
- Yustinus Prastowo (Komisaris)
- Widiarto (Komisaris)
- Abdul Muni (Komisaris Independen)
- Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut