Raksasa Migas Inggris dan Anak Usaha Petronas Garap Wilayah Migas RI

Athika Rahma ยท Senin, 20 Juni 2022 - 11:31:00 WIB
Raksasa Migas Inggris dan Anak Usaha Petronas Garap Wilayah Migas RI
Raksasa migas Inggris dan anak usaha Petronas garap wilayah migas RI.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji menyaksikan penandatanganan Kontrak Bagi Hasil untuk 3 Wilayah Kerja (WK) Hasil Penawaran Tahap II Tahun 2021 antara SKK Migas dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Jakarta, Senin (20/6/2022).

KKKS tersebut merupakan perusahaan migas asal Inggris, yaitu British Petroleum (BP) serta anak usaha Petronas. Total investasi komitmen pasti dari penandatanganan ini senilai 12,14 juta dolar AS dengan bonus tandatangan sebesar 700.000 dolar AS.

"Setelah melalui melalui serangkaian proses evaluasi dan pertimbangan baik dari Tim Penawaran Wilayah Kerja maupun SKK Migas, Kementerian ESDM telah memberikan keputusan terhadap Hasil Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Tahap II Tahun 2021, dan pada hari ini kita telah menyaksikan bersama Penandatanganan Kontrak Bagi Hasil Ketiga Wilayah Kerja tersebut," kata Arifin, Senin (20/6/2022).

Adapun, ketiga WK yang ditandatangani tersebut merupakan Wilayah Kerja Eksplorasi, yaitu WK Agung I, WK Agung II dan WK North Ketapang yang ditawarkan pemerintah melalui Lelang Penawaran Langsung Tahap II Tahun 2021 periode November 2021-Januari 2022 dan telah diumumkan pemenangnya pada 18 Maret 2022.

Untuk WK Agung I berada di lepas pantai Bali dan Jawa Timur dan dikelola oleh BP Agung I Limited. Nilai investasinya 2,5 juta dolar AS, dengan bonus tandatangan 100.000 dolar AS.

Sedangkan untuk WK Agung II berada di lepas pantai Sulawesi Selatan, NTB dan NTT. WK ini akan dikelola oleh BP Agung II Limited dengan nilai investasi 1,5 juta dolar AS dan bonus tandatangan 100.000 dolar AS.

Sementara untuk WK North Ketapang yang berada di daratan dan lepas pantai Jawa Timur akan dikelola oleh anak usaha Petronas, yaitu Petronas North Ketapang SDN.BHD. Nilai investasinya mencapai 8,14 juta dolar AS, dengan bonus tandatangan 500.000 dolar AS.

Arifin mengharapkan dengan ditandatanganinya kontrak ini, dapat mendorong iklim investasi pengelolaan minyak dan gas bumi di Indonesia.

Sementara Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji menyampaikan, Kontrak Bagi Hasil WK Eksplorasi berjangka waktu 30 tahun.

"Sebelum penandatanganan kontrak, ketiga KKKS telah menyelesaikan kewajiban finansial, yaitu pembayaran bonus tanda tangan dan menyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku," ujar dia.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto mengatakan, penandatanganan ini menandakan bahwa investasi di Indonesia masih menarik.

"Karena yang masuk ini perusahaan internasional besar, menandakan bahwa Indonesia masih menarik bagi investor luar negeri. Tentu kita berharap untuk WK lainnya kita akan lebih aktif bekerja sama dengan Kementerian ESDM untuk menawarkan, roadshow, dan sebagainya, supaya investasi ke depan akan meningkat lebih cepat lagi," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda