Ramai soal Harga Avtur di RI, Ini 4 Faktor yang Memengaruhi
JAKARTA, iNews.id - Belakangan ini tengah ramai diperbincangkan terkait kabar harga bahan bakar pesawat atau avtur. Hal ini bermula dari pernyataan CEO Air Asia Tony Fernandes yang mengeluhkan harga avtur di Indonesia lebih mahal 28 persen dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya.
Pernyataan ini dibantah oleh PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero). Perusahaan memastikan harga avtur kompetitif dan mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.
"Harga publikasi Avtur di Indonesia bisa dikatakan cukup kompetitif. Nilai kompetitif harga publikasi avtur milik Pertamina juga setara dan lebih rendah bila dibandingkan dengan harga publikasi per liter di negara yang memiliki kemiripan lanskap geografis," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangannya, Minggu (8/9/2024).
Heppy menambahkan, harga Avtur Pertamina sudah mengacu pada ketentuan berlaku yaitu Kepmen ESDM No. 17 K/10/MEM/2019 mengenai Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara.
Senada, Pengamat Penerbangan Alvin Lie juga menilai harga Publikasi Avtur di Indonesia bisa dikatakan cukup kompetitif. Menurutnya, nilai kompetitif harga publikasi avtur milik Pertamina juga setara dan/atau lebih rendah bila dibandingkan dengan harga publikasi per liter di Negara yang memiliki kemiripan lanskap geografis.