Refund, Biaya Umrah Tak Bisa Kembali 100 Persen

Muhammad Aulia ยท Minggu, 08 Maret 2020 - 17:05 WIB
Refund, Biaya Umrah Tak Bisa Kembali 100 Persen

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong agar calon jemaah umrah untuk tidak mengajukan pengembalian dana (refund). Hal ini menyusul penghentian sementara kunjungan umrah dari luar Arab Saudi akibat virus korona.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim mendorong agar calon jemaah umrah melakukan penjadwalan ulang (reschedule) keberangkatan umrah. Namun, opsi refund tetap dibuka.

"Tapi yang mau refund akan berlaku syarat dan ketentuan dengan bukti-bukti yang telah dikeluarkan biro penyelenggara umrah, misal enggak dapat 100 persen, sehingga refund enggak bisa 100 persen, tolong dipahami," kata Arfi di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Arfi mengatakan, calon jemaah umrah lebih baik menjadwal ulang keberangkatan. Dia juga menjamin tidak akan ada biaya tambahan yang dibebankan kepada calon jemaah meski jadwal keberangkat berubah.

"Kami pastikan reschdule tersebut tanpa ada tambahan biaya, iIni kondisi force majeure yang tidak diinginkan semua, sehingga semua pihak ada empati," kata Arfi.

Senada, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi juga mengimbau para jemaah umrah yang belum diberangkatkan untuk tidak melakukan refund. Dia mendorong agar mereka lebih memilih untuk menjadwal ulang keberangkatannya.

Meski begitu, kata Syam, opsi refund tetap dibuka. Hanya saja, Syam mengatakan refund yang diperoleh tidak mencapai 100 persen karena sudah ada komponen biaya yang keluar.

"Kurang lebih 90 persen mungkin ya masih bisa kita kembalikan karena hingga saat ini belum semua data kita selesaikan, komponen mana saja yang sudah bisa kita kembalikan, mana yang tidak. Minimal kalau kita berpatokan pada brosur setiap travel itu ada angka sekitar 500 dolar AS cancellation fee atau biaya refund," kata Syam.

Editor : Rahmat Fiansyah