Relaksasi dari Pemerintah dan Vaksinasi Covid-19 Dorong Investasi di Sektor Properti 

Dani M Dahwilani · Rabu, 13 Januari 2021 - 16:59:00 WIB
Relaksasi dari Pemerintah dan Vaksinasi Covid-19 Dorong Investasi di Sektor Properti 
Kebijakan relaksasi pemerintah di berbagai sektor, dan penurunan tingkat suku bunga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan sektor properti. (Foto: Collins Boulevard)

JAKARTA, iNews.id - Kebijakan relaksasi pemerintah di berbagai sektor, dan penurunan tingkat suku bunga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi. Peluang ini dimanfaatkan masyarakat yang ingin berinvestasi di sektor properti, atau mereka yang ingin mencari hunian.  

Pelaku usaha properti pun bergerak cepat agar bangkit dari tekanan pandemi Covid-19 yang melanda sepanjang 2020. Awal tahun ini, vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pemerintah memberikan kepercayaan pada pelaku usaha aktivitas ekonomi akan segera pulih. 

Menurut Direktur Collins Boulevard, Ronald Cassidy, peluang pertumbuhan ekonomi tahun ini sangat besar. Selain didorong kebijakan vaksin dan relaksasi, ini karena banyak masyarakat menahan konsumsi setahun terakhir.    

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Nilai simpanan masyarakat yang tercatat sebagai dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan pada bank umum (termasuk syariah) akhir November 2020 mencapai Rp6.614 triliun.

Dari jumlah itu 338,7 juta rekening bernominal ≤100 Juta, dengan total nilai Rp928 triliun. Ada 611.368 rekening bernominal  di atas Rp1 miliar, dengan nilai Rp 4.208 triliun. 

“Artinya selama 2020, masyarakat menahan konsumsi dan investasi. Melihat tren tahun ini, maka kemungkinan besar masyarakat mulai berani menginvestasikan dana mereka,” ujar Ronald, dalam keterangan elektoniknya dilansir, Rabu (13/1/2020).
 
Dia mengungkapkan beberapa strategi yang dilakukan perusahaan di bawah PT Perintis Triniti Poperti (TRIN) pada 2021 adalah memperbanyak peluang kerja sama dengan pengembang properti menengah dan pemilik land bank. 

Strategi ini dilakukan sebagai komitmen Triniti Land untuk terus mengembangkan proyek kreatif dan ikonik di kota-kota utama di pulau Jawa, seperti yang telah dilakukan di wilayah Batam, yaitu Marc’s Boulevard. 

"Triniti Land dalam waktu 3 sampai 5 tahun ke depan akan berfokus pada landed house terutama affordable housing, TOD project dan logistic park. Selain itu, Triniti Land juga akan masuk ke growth area di luar Jabodetabek seperti Lampung, Batam, Bandung, Semarang, Makassar dan kota lainnya," katanya. 

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2