Restrukturisasi Utang Garuda Rp139 Triliun, Erick Thohir Tawarkan 2 Opsi Ini
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dan DPR RI menyepakati menyelamatkan bisnis penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk, melalui restrukturisasi dan negosiasi utang senilai Rp139 triliun.
Terkait dengan itu, Menteri BUMN, Erick Thohir, dikabarkan menawarkan 2 opsi kepada kepada vendor dan lessor Garuda. Pertama, mengkonversi sebagian utang Garuda Indonesia menjadi saham. Kedua, membayar utang sebesar 20-25 persen.
Kabar ini disampaikan pengamat penerbangan Alvin Lie kepada MNC Portal Indonesia. Hanya saja, belum diketahui secara pasti apakah tawaran yang diajukan Menteri BUMN dalam bentuk proposal restrukturisasi ini sudah disetujui kreditur.
Menurut dia, untuk opsi konversi saham, bila disetujui oleh vendor dan lessor, maka mereka akan memiliki sebagian saham Garuda Indonesia. Tawaran ini cukup efektif untuk menyelamatkan Garuda Indonesia dari jurang kepailitan.
"Nah, dengan cara seperti itu (konversi saham), vendor atau lessor yang menyetujui akan menjadi pemilik saham Garuda dan itu sangat meringankan beban Garuda," kata Alvin Lie saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (24/4/2022).