RI Targetkan Setop Impor BBM pada 2027, Ini Strateginya

Oktiani Endarwati ยท Selasa, 30 November 2021 - 17:58:00 WIB
RI Targetkan Setop Impor BBM pada 2027, Ini Strateginya
RI targetkan setop impor BBM pada 2027, ini strateginya. (Foto: Dokumentasi Pertamina/ Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan menyetop impor bahan bakar minyak (BBM) pada 2027. Untuk mewujudkan hal itu, ada beberapa staretgi yang disiapkan pemerintah. 

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, untuk menurunkan impor BBM, pemerintah telah merencanakan beberapa strategi, antara lain penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai dan penggunaan biodiesel yang terus dipertahankan serta ditingkatkan.

"Dengan berbagai kebijakan tersebut diharapkan pada tahun 2027 kita tidak lagi impor BBM, sehingga kita bisa dapat menghemat devisa serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit melalui program mandatori BBN," kata dia dalam Webinar Menjaga Keberlanjutan Mandatori Biodiesel: Indonesia Menuju B40, Selasa (30/11/2021).

Arifin menjelaskan, implementasi biodiesel telah berjalan dengan sukses selama 15 tahun dan menjadikan Indonesia pioner dalam pemanfaatan biodiesel. Pemerintah saat ini telah menerapkan kebijakan mandatory B30 dan akan terus meningkat ke depannya.

Pemerintah juga telah melakukan uji coba terbang pesawat CN235-220 dari Bandung ke Jakarta menggunakan bahan bakar nabati bioavtur 2,4 persen.

"Hasilnya cukup memuaskan sehingga kita harus bisa meningkatkan. Jadi ada sektor baru yang akan kita kembangkan dengan memanfaatkan keunggulan alam kita apakah bioavtur kita akan bisa masuk pasar internasional," ujarnya.

Kementerian ESDM bersama pihak terkait tengah menyusun rencana strategi pengembangan B40 dengan menerapkan bahan bakar hijau. Beberapa strategi yang dilakukan untuk mencapai pengembangan, BBN antara lain pengembangan green diesel melalui co-processing di kilang Pertamina RU II Dumai yang diperkirakan masuk padan 2022. 

Selain itu, pengembangan green diesel melalui Pertamina standalone diperkirakan masuk pada tahun 2022 melalui revamping tahap I dan 2023 revamping tahap II pada kilang Pertamina unit TDHT RU IV Cilacap serta unit green refinery standalone RU III Plaju pada 2024. Pemerintah juga melakukan pengembangan bensin sawit rakyat yang melibatkan petani kecil dan koperasi. 

"Saat ini sedang disiapkan percobaan pilot demonstration plan yang terus dicoba di Bandung. Ini nanti akan menghasilkan unit-unit kecil yang diharapkan bisa dipakai di daerah-daerah tersebut," ujarnya.

Di samping itu, pengembangan bioavtur untuk pengembangan komersial dan katalis merah putih mulai digunakan pada 2022.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: