Saham Apple Anjlok, Wall Street Ditutup Melemah
NEW YORK, iNews.id – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/12/2017) di tengah minimnya volume pada akhir tahun.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 7,85 poin atau 0,03 persen ke level 24.746,21 poin sementara Indeks S&P 500 juga melemah 2.84 poin atau 0,11 persen ke level 2.680,50. Saham-saham teknologi yang tergabung dalam NASDAQ Composite juga ditutup turun 23,71 poin atau 0,34 persen ke level 6.936,25 poin.
Saham Apple anjlok 2,5 persen atau terburuk sejak Agustus 2017 menarik indeks Wall Street ke zona merah. Anjloknya saham Apple tidak terlepas dari sebuah laporan pengiriman iPhone X untuk kuartal I-2018 yang jauh dari target. Saham-saham supplier Apple seperti Skyworks Solution dan Micron juga ikut terseret penurunan masing-masing 1,9 persen dan 4,2 persen.
“Secara keseluruhan, pasar tidak terlalu banyak bergerak. Saya pikir Anda memiliki barang-barang dari Apple sehingga itu menarik banyak saham teknologi ke bawah,” kata Kepala Investasi Wedbush Securities, Ian Winer, dikutip dari CNBC, Rabu (27/12/2017).
Meskipun begitu, kenaikan saham-saham perusahaan energi menahan penurunan lebih dalam karena naiknya harga minyak dunia. Saham energi tercatat naik 0,8 persen setelah harga minyak AS menembus 60 dolar AS per barel untuk pertama kalinya dalam 2,5 tahun terakhir.
“Harga-harga komoditas secara umum akan naik. Saya pikir itu sinyal yang bagus untuk tahun depan,” ujar Kepala Ekonom First Standard Financial, Peter Cardillo.
Editor: Ranto Rajagukguk