JAKARTA, iNews.id - Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diperdagangkan kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Suspensi saham maskapai BUMN itu dilakukan sejak sesi I Perdagangan Efek pada 18 Juni 2021 lalu.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saham GIAA yang kembali diperdagangkan pada awal tahun ini merupakan pertanda baik. Selain itu, juga menjadi salah satu bukti kepercayaan serta apresiasi publik terhadap upaya pemerintah dan manajemen Garuda Indonesia dalam melakukan restrukturisasi.
Pedagang Daging Kompak Mogok Berjualan, Pembeli Pusing Tujuh Keliling
“Langkah-langkah restrukturisasi dan pemenuhan seluruh syarat perjanjian perdamaian merupakan kabar menyegarkan bagi kita semua. Kami berharap, itu akan menjadi pijakan bagi investor untuk terus menanamkan modalnya di GIAA,” kata dia, Selasa (3/1/2023).
Erick menuturkan, transformasi Garuda Indonesia semakin baik dan semakin terlihat, mulai dari manajemen, keuangan, hingga pelayanan akan terus ditingkatkan kualitasnya.
Bos Garuda Indonesia: Suspensi Saham Kita Harap Dibuka Bersamaan dengan Rights Issue
Sejumlah langkah strategis yang berhasil dicapai perseroan seperti telah memenuhi kewajiban perjanjian perdamaian, sehingga telah mengimplementasikan Perjanjian Perdamaian secara efektif Sejak 1 Januari 2023 kemarin. Adapun paket persyaratan homologasi perjanjian damai garuda, di antaranya penerbitan Surat Utang Baru dan Surat Utang Berbasis Syariah (Sukuk) Baru pada 28 dan 29 Desember 2022.
Sebelumnya, langkah strategis yang juga telah dipenuhi adalah realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun, kemudian penerbitan saham baru atau rights Issue dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Selanjutnya Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Erick menegaskan pencapaian strategis itu merupakan bagian dari restrukturisasi terbesar dan terkompleks dalam sejarah korporasi Indonesia.
"Seluruh rangkaian pemenuhan kewajiban homologasi selesai dilaksanakan kemarin, setelah rights issue tuntas, termasuk partial debt to equity conversion, dan ditutup dengan penerbitan Sukuk tranche baru mengganti Sukuk lama yang di-restuctured. May Garuda fly high again, this time with sustainability and profitability," tuturnya dia.
Editor: Jujuk Ernawati
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku