Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Tantang Vietnam di Grup A
Advertisement . Scroll to see content

Selain Garuda Indonesia, Erick Thohir Sebut Citilink Juga Akan Kurangi Pesawat

Jumat, 19 November 2021 - 18:21:00 WIB
Selain Garuda Indonesia, Erick Thohir Sebut Citilink Juga Akan Kurangi Pesawat
Citilink belum lama ini mengembalikan tiga armada pesawatnya kepada lessor. Citilink hanya mengoperasikan 44 pesawat dari 61 armada yang dimiliki Perseroan.  (foto: dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pesawat milik maskapai nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk jumlahnya terus berkurang karena sejumlah pesawat dikembalikan ke lessor atau perusahaan penyewa pesawat. Di tahun 2022, Garuda hanya akan mengoperasikan sebanyak 68 pesawat dari sebelumnya 134 pesawat.

Mengikuti langkah induk perusahaannya, PT Citilink Indonesia juga melakukan pengembalian tiga armada pesawatnya kepada lessor. Saat ini, Citilink hanya mengoperasikan 44 pesawat dari 61 armada yang dimiliki perseroan. 

Menteri BUMN Erick Thohir mencatat, kemungkinan pengurangan pesawat akan terus dilakukan pemegang saham. Hal ini dilakukan jika harga dan bunga sewa pesawat masih tinggi. 

"Saya sudah cek Citilink, Citilink itu punya 61 pesawat, tiga diambil oleh lessor, dan saya sudah bicara dengan Dirut, ya kalau harganya kemahalan diambil saja. Tetapi Citilink dari 61 pesawat, tiga diambil lessor, masih ada 14 yang maintenance, 44 masih terbang," ujar Erick saat ditemui di kawasan Hotel Indonesia, Jumat (19/11/2021). 

Sebagai langkah efisiensi, Kementerian BUMN sebagai pemegang saham akan memfokuskan Garuda Indonesia dan Citilink untuk menggarap pasar domestik. Di mana, ceruk pasar domestik dinilai lebih potensial.

Erick menegaskan, berdasarkan data saat ini penerbangan didominasi oleh penumpang domestik. Menurutnya, sebanyak 78 persen penumpang menggunakan jasa pesawat untuk bepergian antarpulau. Dia menambahkan, turis lokal berkontribusi sebanyak Rp1.400 triliun. Sedangkan 22 persen atau sekitar Rp300 triliun berasal dari turis mancanegara.

"(Kontribusi) lokal turis itu mencapai Rp1.400 triliun, sedangkan turis asing hanya 22 persen atau sekitar Rp300 triliun. Kalau kita berbisnis ya jelas ini market-nya karena Indonesia juga negara kepulauan," kata dia.

Erick menilai langkah fokus ke pasar domestik tersebut merupakan terobosan paling realistis untuk menyelamatkan maskapai-maskapai penerbangan pelat merah itu. Garuda dan Citilink tercatat mempekerjakan setidaknya 1.300 pilot dan awak kabin, serta 2.300 pegawai.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut