Selamatkan Perusahaan, Bos Evergrande Jual Aset hingga Rogoh Uang Pribadi Rp15 Triliun

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 24 November 2021 - 14:07:00 WIB
Selamatkan Perusahaan, Bos Evergrande Jual Aset hingga Rogoh Uang Pribadi Rp15 Triliun
Selamatkan perusahaan, Bos Evergrande Hui Ka Yan jual aset hingga rogoh uang pribadi Rp15 triliun.

SHANGHAI, iNews.id - Miliarder China Hui Ka Yan telah menggunakan kekayaan pribadi sekitar 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15,7 triliun untuk menyelamatkan perusahaannya, Evergrande Group. 

Dikutip dari Forbes, berdasarkan laporan situs Yicai yang dikelola oleh Shanghai Media Group, bos Evergrande itu sebelumnya telah menjanjikan saham dan melepas aset pribadi sejak 1 Juli 2021. Dia menyuntikkan dana tunai lebih dari 1,1 miliar dolar AS untuk membantu Evergrande meningkatkan likuiditas dan mempertahankan operasional harian. 

Adapun total utang perusahaan lebih dari 300 miliar dolar AS. Hui baru-baru ini berhasil menghindari gagal bayar (default) utang, dengan membayar bunga utang ratusan juta dolar AS sebelum jatuh tempo. 

Analis mengatakan, pembayaran bunga utang tersebut kemungkinan berasal dari kekayaan pribadi Hui. Miliarder itu diyakini berada di bawah tekanan pemerintah China untuk membayar utang Evergrande, dan menghindari kesalahan pribadi. 

Forbes memperkirakan, Hui masih memiliki kekayaan bersih sebesar 10,7 miliar dolar AS atau Rp152,6 triliun. Dia telah mendapat bayaran dalam bentuk dividen tunai sebesar 8 miliar dolar AS sejak Evergrande IPO pada 2009 lalu. 

Miliarder itu telah menghabiskan banyak uang untuk membeli sejumlah aset mewah, yang malah menjadi sorotan karena kreditur di dalam maupun luar negeri menuntutnya melunasi utang. 

Hui memiliki Event, sebuah superyacht sepanjang 197 kaki yang saat ini ditambatkan di Hong Kong. Menurut penyedia data VesselsValue, kapal pesiar supermewah itu dibeli pada 2003, dan sekarang bernilai 47,4 juta dolar AS.

Sementara itu, Hui telah menjanjikan dua rumah mewah di Hong Kong sebagai jaminan untuk pinjaman 105 juta dolar AS. Dia telah menjual dua jet pribadi dengan harga gabungan 50 juta dolar AS, dan berencana menjual jet berbadan lebar Airbus ACJ330. Pesawat berkonfigurasi VIP itu dibeli seharga 220 juta dolar AS beberapa tahun lalu. Pesawat model itu umumnya digunakan para kepala negara untuk bepergian.

Hui juga telah melepas saham Evergrande di anak perusahaan. Pengembang properti China itu menjual seluruh saham Evergrande di penyedia layanan streaming HengTen Networks Group seharga 274 juta dolar AS pada pekan lalu. Dia juga menjual sebagian saham di unit mobil listrinya China Evergrande New Energy Vehicle Group senilai 347 juta dolar AS, sehingga kepemilikan saham Evergrande berkurang dari 62,6 persen menjadi 57,4 persen. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: