Semangat Kemerdekaan, Mandiri Donor Darah Kembali Hadir Dukung Ketersediaan Darah Nasional
JAKARTA, iNews.id - Dalam semangat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Bank Mandiri kembali menggelar Mandiri Donor Darah. Memasuki 28 tahun perjalanan melayani dan tumbuh bersama Indonesia, Bank Mandiri mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat mengisi momen kemerdekaan melalui aksi donor darah yang mengalirkan harapan bagi sesama.
Ketersediaan darah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal suatu negara mencapai sekitar 2 persen dari total populasi, sehingga dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, kebutuhan darah nasional diperkirakan mencapai sekitar 5,6 juta kantong per tahun.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri turut mendukung upaya pemenuhan kebutuhan darah tersebut melalui program Mandiri Donor Darah yang berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, sejak pertama kali dilaksanakan pada April 2026, program yang rutin digelar ini telah berhasil menghimpun lebih dari 11.500 kantong darah. Capaian tersebut mencerminkan partisipasi aktif berbagai pihak dalam mendukung keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.
Pada pelaksanaan periode Agustus ini, Bank Mandiri kembali berkolaborasi dengan PMI dan sejumlah fasilitas kesehatan untuk menyelenggarakan donor darah serentak pada Senin (3/8/2026) di 12 Region Bank Mandiri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menargetkan partisipasi sekitar 280 pendonor di setiap region atau sebanyak 3.360 pendonor secara nasional, serta turut melibatkan jajaran Direksi Bank Mandiri sebagai bentuk keteladanan dalam menumbuhkan budaya berbagi.