Sidak Pasar di Surabaya, Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil dan Minyak Goreng Sesuai HET

Antara · Minggu, 14 Agustus 2022 - 19:16:00 WIB
Sidak Pasar di Surabaya, Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil dan Minyak Goreng Sesuai HET
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur, hari ini, Kamis (16/6/2022). (Foto: Ikhsan Permana SP/MPI)

SURABAYA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan minyak goreng dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) tersedia. Hal ini disampaikan Zulhas saat mengunjungi Pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2022).

"Hasil pantauan menunjukkan harga komoditas bapok rata-rata stabil. Komoditas yang mengalami penurunan dibanding minggu lalu yaitu daging ayam ras, cabai, dan bawang merah. Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan yaitu telur ayam dan tepung terigu,” ujar Zulhas dikutip dari Antara, Minggu (14/8/2022).

Berdasarkan pantauan, harga bapok di Pasar Dukuh Kupang per 14 Agustus 2022, komoditas yang harganya stabil yaitu beras medium Rp10.000 per kilogram (kg), beras premium Rp12.000 per kg, gula pasir Rp13.000 per kg,daging sapi Rp120.000 per kg, bawang putih kating Rp28.000, dan minyak goreng kemasan premium Rp18.000-20.000 per liter.

Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu cabai merah keriting Rp60.000 per kg, cabai merah besar Rp60.000 per kg, daging ayam ras Rp31.000 per kg, dan bawang merah Rp30.000 per kg.

Kemudian, komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu telur ayam Rp31.000 per kg dan tepung terigu Rp11.000 per kg.

“Terigu kemarin memang naik sedikit sekitar 5-6 persen, tapi September nanti sudah panen raya sehingga diprediksi akan turun harganya. Saat ini di sini harga terigu Rp11.000,” kata dia.

Selain itu, Mendag juga menemukan Minyakita dan minyak goreng kemasan yang dijual sesuai HET yakni Rp14.000 per liter. Mendag mengungkapkan, hingga 10 Agustus 2022, pendistribusian Minyakita ke Jawa Timur telah lebih dari 4,3 juta liter.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda