Simak Laporan Keuangan Emiten Ayam Goreng Nelongso yang Listing Bulan Depan
JAKARTA, iNews.id - PT Bersama Mencapai Puncak Tbk menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Pengelola jenama Ayam Goreng Nelongso ini akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Februari 2024 mendatang dengan kode saham BAIK.
Terkait laporan keuangan perusahaan, per Juli 2023 perseroan mengantongi laba bersih Rp8,90 miliar atau naik 3 persen dibanding periode yang sama tahun 2022. Peningkatan tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan bersih untuk periode yang berakhir pada 31 Juli 2023, sehubungan dengan strategi perseroan untuk melakukan kebijakan berfokus memperluas jaringan distribusi sejak tahun 2021.
Adapun, pendapatan bersih perseroan pada tujuh bulan pertama tahun 2023 tercatat sebesar Rp96,84 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada pada 2022.
“Kenaikan disebabkan oleh peningkatan penjualan gerai karena telah terjadi normalisasi di lingkungan masyarakat pascapandemi Covid-19,” dikutip dari prospektus, Minggu (21/1/2024).
Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp70,49 miliar per Juli 2023 atau naik 2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan beban perseroan sejalan dengan meningkatnya pendapatan neto untuk periode yang sama.
“Di mana, adanya revenue stream baru penjualan atas bahan baku ke pihak eksternal sehingga biaya pembelian bahan baku meningkat,” dikutip dari prospektus.
Dari sisi aset, per Juli 2023 total nilai aset perseroan tercatat sebesar Rp77,71 miliar atau naik 12 persen dibandingkan dengan total aset pada 31 Desember 2022 yang sebesar Rp69,68 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan aset lancar dan aset tidak lancar untuk tahun yang berakhir pada 31 Juli 2023.
Dalam aksi korporasi ini, harga awal atau bookbuilding yang ditetapkan perseroan berkisar Rp268-Rp278 per saham. Dengan harga tersebut, perseroan berpeluang meraup dana segar sebesar Rp62,55 miliar. Adapun, periode bookbuilding akan berlangsung dari 19 Januari hingga 24 Januari 2024.
Masa penawaran umum atau offering akan digelar pada 2 Januari sampai dengan 12 Februari 2024. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Editor: Aditya Pratama