Singkirkan Amazon, Microsoft Menang Tender Proyek Cloud Pentagon Rp140 Triliun
WASHNGTON, iNews.id - Microsoft mengalahkan Amazon dalam tender proyek sistem penyimpanan data berbasis internet (cloud) di Departemen Pertahanan AS. Nilai proyek mencapai 10 miliar dolar AS atau setara Rp140 triliun untuk jangka waktu 10 tahun.
Dikutip dari CNBC, Sabtu (26/10/2019), kabar itu membuat harga saham Microsoft menguat sebesar 3 persen. Di waktu yang bersamaan, saham Amazon terkoreksi sekitar 1 persen.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa produk cloud Azura milik Microsoft menjadi penantang yang serius di tengah dominasi Amazon Web Service (AWS) terus berkembang. Selain Pentagon, perusahaan yang didirikan Bill Gates dan Paul Allen ini juga baru saja memenangkan kontrak proyek infrastruktur cloud di perusahaan-perusahaan besar seperti Walmart.
Kemenangan ini juga cukup mengejutkan karena Amazon digadang-gadang menang tender di Pentagon karena perusahaan itu telah memenangkan proyek CIA pada tahun 2013 lalu. AWS juga telah menggenggam sertifikat keamanan tertinggi yang sampai saat ini belum diperoleh Micorosoft.
Dalam tender tersebut, Microsoft dan Amazon bersaing ketat. Sementara rival-rival mereka yang lebih kecil seperti IBM dan Oracle tersingkir lebih dulu.
CEO Microsoft Satya Nadella yang menggantikan Steve Balmer pada tahun 2014 lalu terus memperbesar bisnis cloud dan memperkecil penekanan pada Windows. Dia juga mengganti nama Windows Azura menjadi Microsoft Azura untuk produk cloud mereka.
"Kami terkejut dengan hasil ini. Padahal AWS telah menjadi pemimpin pasar cloud," kata juru bicara Amazon.
Menurut Amazon, dokumen kontrak yang ditawarkan lebih baik daripada Microsoft, termasuk dari sisi harga. Adapun Microsoft menolak berkomentar atas hasil tender ini.
Editor: Rahmat Fiansyah