Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam
Advertisement . Scroll to see content

Sri Lanka Minta Bantuan China untuk Pulihkan Sektor Perdagangan hingga Pariwisata

Selasa, 26 Juli 2022 - 12:11:00 WIB
Sri Lanka Minta Bantuan China untuk Pulihkan Sektor Perdagangan hingga Pariwisata
Sri Lanka meminta China untuk membantu perdagangan, investasi, dan pariwisata untuk membantu negara tersebut tumbuh secara berkelanjutan. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, Sri Lanka ingin melihat lebih banyak turis China yang jumlahnya turun dari 265.000 pada 2018 menjadi hampir nol setelah serangan bunuh diri 2019 dan pandemi.

Tak hanya itu, Kohona mengatakan Presiden baru Sri Lanka Ranil Wickremesinghe memiliki rencana untuk mengunjungi China untuk membahas kerja sama dalam berbagai hal termasuk perdagangan, investasi, dan pariwisata. Dia berharap, tidak ada perubahan mendasar dalam kebijakan pemerintah baru terhadap China.

Dia mengatakan dia memahami China merasa sulit untuk bertindak cepat untuk membantu Sri Lanka sekarang karena sebagai kreditur global utama juga terkena keuangan banyak negara lain dalam kesulitan keuangan. "Mungkin jika hanya Sri Lanka, maka pengambilan keputusan akan jauh lebih mudah," ujar Kohona dikutip dari Reuters, Selasa (26/7/2022).

Selama beberapa bulan Sri Lanka telah melakukan pembicaraan di China untuk paket bantuan senilai 4 miliar dolar AS, terdiri atas pinjaman sebesar 1 miliar dolar AS untuk membayar utang China yang jatuh tempo tahun ini kira-kira setara.

Dia juga meminta batas kredit 1,5 miliar dolar AS untuk membayar impor China. Kohona mengatakan impor ini terutama merupakan input yang dibutuhkan oleh industri garmen yang menguntungkan negaranya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut