Sri Mulyani Kenalkan Buku Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic di AS
Dia menuturkan, buku tersebut secara garis besar menjelaskan bagaimana pandemi yang awalnya berdampak di sektor kesehatan, kemudian berlanjut hingga memberikan dampak di sektor ekonomi.
Sri Mulyani Ungkap Ngerinya Krisis Akibat Pandemi Covid-19, Melebihi Krisis 1998 dan 2008
“Bagaimana pemerintah segera meresponnya dan bagaimana kita akan memetakan konsekuensi ekonomi dari guncangan kesehatan ini,” ucapnya.
Dalam kondisi tersebut, menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus melindungi masyarakat agar tidak terkena dampak pandemi terlalu dalam. Karena itu, APBN memberikan dukungan melalui berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, baik untuk masyarakat miskin dan rentan, UMKM, hingga korporasi.
Dunia Kacau Balau, Sri Mulyani Perkirakan Penerimaan Negara 2023 Tak Setinggi Tahun Ini
Dia pun berharap buku tersebut dapat menjadi pembelajaran dan pedoman dalam menghadapi pandemi di masa mendatang.
"Indonesia setidaknya memiliki sebuah buku yang merangkum semua pengalaman yang kita miliki selama ini yang sangat sangat unik, tetapi juga luar biasa,” katanya.
Pasalnya, kata dia, seluruh dunia tidak memiliki referensi cara menghadapi pandemi Covid-19 lantaran kondisi tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, dunia juga tidak tahu bagaimana merancang respons fiskal yang tepat untuk menghadapi situasi tersebut.
“Saya pikir ada baiknya ketika menghadapi situasi luar biasa seperti ini, kebijakan yang dirumuskan untuk menjawab tantangan luar biasa semacam ini perlu ditangkap dan didokumentasikan, kemudian dibagikan kepada masyarakat karena pandemi ini bukan yang pertama dan terakhir untuk Indonesia khususnya,” tuturnya.
Editor: Jujuk Ernawati