Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Muslim yang Berutang

Sabtu, 18 Juli 2020 - 19:40:00 WIB
Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Muslim yang Berutang
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengakui isu utang pemerintah sangat sensitif di kalangan masyarakat. Padahal, semua negara berutang.

Sri Mulyani mengatakan, saat menjadi direktur pelaksana Bank Dunia, dia mengetahui banyak negara berpenduduk Muslim yang berutang.

"Semua negara Islam di dunia juga semuanya juga berutang, mau Saudi, mau Uni Emirat Arab, Qatar, Tunisia, Maroko, Pakistan, Afganistan, Kazakstan, coba you name it," katanya lewat Instagram, Sabtu (18/7/2020).

Tak hanya itu, kata Sri Mulyani, banyak negara di Afrika yang miskin. Dengan begitu, mereka berutang, bahkan diberikan hibah dari negara-negara lain dan lembaga internasional seperti Bank Dunia.

"Jadi saya hanya ingin menyampaikan, kalau Anda berbicara soal utang, jangan Anda merasa ini stigma," ujarnya.

Dia menilai, utang muncul karena belanja lebih besar daripada pendapatan. Dengan demikian, wajar bila negara berutang sepanjang untuk pembangunan tergantung prioritas negara.

Sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani memastikan utang dikelola secara hati-hati, seimbang, dan transparan, sama halnya mengelola aset, ekuitas, pendapatan dan, belanja Hal ini penting agar negara tetap berjalan.

"Kalau dia (negara) punya utang, dia bisa bayar kembali dan pendapatannya lebih besar dari apa yang (utang) dia bayarkan," katanya.

Beradasarkan data Bank Indonesia (BI), utang luar negeri Indonesia mencapai 404,7 miliar dolar AS pada akhir Mei 2020. Utang tersebut terdiri atas utang pemerintah dan BI 194,9 miliar dolar AS serta utang swasta dan BUMN 209,9 miliar dolar AS.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut