Tak Cuma Kucurkan Rp19,3 Triliun, Inggris Juga Bawa Ahli untuk Kembangkan MRT Fase 3
Dia mengatakan, pemerintah akan bekerja sama dengan MRT Jakarta untuk mewujudkan proyek ini, khususnya untuk mencapai bagian integrasi antara 3 provinsi yang berbeda.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang telah kami terima sejak tahun lalu dari Inggris. Minat Inggris untuk terlibat dalam proyek ini telah memberi kami harapan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan, PT MRT Jakarta (Perseroda) tahun lalu telah menerima expression of interest dari United Kingdom Export Finance (UKEF) yang menyatakan kesediaan pembiayaan koridor East-West MRT Jakarta.
“Selanjutnya, dalam perhelatan G20 di Bali, kami juga telah menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait hal tersebut. Pertemuan pagi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kerja sama pembangunan koridor East-West tersebut,” katanya.
Dia menambahkan, PT MRT Jakarta dan Pemerintah Inggris, khususnya perusahaan-perusahaan dari industri perkeretaapiannya telah banyak melakukan kerja sama seperti dalam bidang peningkatan sumber daya manusia bersama Crossrail International dan penyusunan rencana induk pengembangan kawasan Lebak Bulus bersama ARUP.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, Asisten Perekonomian dan Keuangan Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati dan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat A. Koswara, dan sejumlah delegasi dari berbagai perusahaan terkait industri perkeretaapian Inggris.
Editor: Jujuk Ernawati