Tak Penuhi Syarat Protokol Covid-19, 6.558 Penumpang KA Ditolak

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 07:05 WIB
Tak Penuhi Syarat Protokol Covid-19, 6.558 Penumpang KA Ditolak

PT KAI mencatat hingga 22 Juni 2020 sebanyak 6.558 penumpang KA jarak jauh dan lokal ditolak melanjutkan keberangkatan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias PT KAI mencatat hingga 22 Juni 2020 sebanyak 6.558 penumpang KA jarak jauh dan lokal ditolak melanjutkan keberangkatan. Ini karena mereka tidak memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah melalui SE Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020 dan SE DJKA No 14 Tahun 2020.

“KAI melaksanakan verifikasi persyaratan secara ketat sebelum mengizinkan penumpang naik kereta api,” ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis yang dilansir Rabu (24/6/2020).

Dia menerangkan pada masa New Normal, loket stasiun hanya melayani pembelian tiket go show atau tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Layanan reservasi tiket dilakukan secara online mulai H-7 keberangkatan, salah satunya melalui aplikasi KAI Access.

Selain bisa memesan tiket jauh-jauh hari, KAI Access juga memiliki fitur e-boarding pass yang membuat penumpang tidak perlu mencetak boarding pass melalui mesin check In counter di stasiun. Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi sentuhan di fasilitas stasiun.

KAI Access memiliki fitur cancelation dan reschedule online. Melalui fitur ini, penumpang yang ingin membatalkan perjalanan atau mengubah jadwalnya tidak perlu lagi mendatangi loket atau customer service di stasiun.

“Berbagai inovasi dihadirkan, bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin menggunakan layanan KAI sehingga tetap dapat menjaga physical distancing di tengah pandemi Covid-19,” kata Joni.

Editor : Dani Dahwilani