Terdampak Corona, Clarks Pangkas 900 Pekerjaan dan Tutup Sebagian Toko

Djairan · Kamis, 21 Mei 2020 - 22:22:00 WIB
Terdampak Corona, Clarks Pangkas 900 Pekerjaan dan Tutup Sebagian Toko
C&J Clark International Ltd (Clarks) produsen sepatu kasual asal Inggris telah memangkas 900 jenis pekerjaan secara global. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - C&J Clark International Ltd (Clarks) produsen sepatu kasual asal Inggris telah memangkas 900 jenis pekerjaan secara global.

Dikutip dari Reuters, langkah tersebut untuk menopang bisnis dengan mengatasi kebutuhan likuiditas yang disebabkan oleh krisis Covid-19.  

"Untuk menangani kebutuhan likuiditas jangka pendek perusahaan secara hati-hati, ini disebabkan oleh krisis Covid-19, kepemimpinan Clarks juga telah meninjau opsi pendanaan perusahaan dengan penasihat terpilih," kata pihak perusahaan.

Perusahaan ternama yang berusia 195 tahun dan terkenal dengan sepatu boots suede klasiknya Desert Boots ini mengatakan, keputusan tersebut diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK

 1.000 staf di seluruh jaringan toko di dunia.

Clarks yang memiliki lebih dari 1.400 toko di 75 negara di seluruh dunia itu, juga terpaksa menutup beberapa di antaranya pada Maret lalu ketika Covid-19 mulai mewabah di seluruh dunia. Namun, saat ini, sebagian toko telah mulai dibuka kembali, seperti di China dan di beberapa pasar di Eropa.

Saat ini pihak perusahaan tengah mempersiapkan masa depan jaringan toko agar penjualan lebih meluas. Perbaikan strategi tersebut akan dilakukan selama 18 bulan kedepan, namun harus diiringi dengan pilihan sulit memangkas jumlah pekerja.

Pembuat sepatu terkemuka yang perusahaanya dimiliki keluarga tersebut mengatakan, strategi barunya akan lebih fokus pada inovasi produk dan memperluas operasi bisnis secara online ke depannya.

Editor : Ranto Rajagukguk