Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Relaksasi Bea Impor Suku Cadang Pesawat Disetujui Kemenkeu, Menhub Harap Harga Tiket Pesawat Turun
Advertisement . Scroll to see content

Thomas Cook, Agen Travel Berusia Hampir 2 Abad yang Bangkrut akibat Utang

Selasa, 24 September 2019 - 11:11:00 WIB
Thomas Cook, Agen Travel Berusia Hampir 2 Abad yang Bangkrut akibat Utang
Thomas Cook. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Pemerintah Inggris memastikan tidak akan campur tangan, termasuk memberikan bantuan (bailout) kepada Thomas Cook. "Tidak ada kepentingan strategis nasional untuk melakukan hal itu," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab.

Kebangkrutan Thomas Cook mengonfirmasi suramnya bisnis penerbangan, terutama di Eropa. Dalam belasan tahun terakhir, agen travel menghadapi perang harga dengan menawarkan diskon besar-besaran untuk paket perjalanan dan tiket pesawat yang menggerus keuntungan. Ditambah lagi, karakter bisnisnya yang bersifat musiman dan rawan bila terjadi terorisme atau kekacauan politik.

Didirikan pada tahun 1840, Thomas Cook didirikan oleh pengusaha era Victorian dengan nama yang sama. Cook memulai bisnis perjalanan kereta api di kawasan Midland Inggris. Sayap bisnis perusahaan lalu melebar seiring meningkatnya kelas menengah yang memiliki lebih banyak waktu dan uang untuk berlibur ke seantero Eropa.

Pasca Perang Dunia ke-2, Thomas Cook menjadi perusahaan kereta api milik negara. Namun, Thomas Cook keluar dari bisnis kereta api dan fokus pada dua lini bisnis yaitu agen perjalanan dan maskapai.

Kini, seluruh penerbangan dan paket liburan Thomas Cook harus dibatalkan secara mendadak. Bangkrutnya perusahaan itu menyisakan sekitar 20.000 staf, baik Inggris maupun global, kehilangan pekerjaan.

"Ini menjadi momen yang paling menyedihkan bagi perusahaan yang menjadi pionir paket liburan dan membuat jutaan orang di seluruh dunia bisa berlibur," ujar Fankhauser.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut