Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli Sudah Bisa Diklaim, Begini Caranya

Antara ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 15:28 WIB
Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli Sudah Bisa Diklaim, Begini Caranya

Petugas PLN mengecek meteran listrik pelanggan. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) kembali memberikan kompensasi token listrik gratis bulan Juli untuk pelanggan bersubsidi. PLN membuka berbagai kanal yang bisa diakses pelanggan prabayar mulai hari ini.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril mengatakan, subsidi tersebut diberikan kepada pelanggan 450 VA dan 900 VA subsidi (R1). Komponsasi bagi pelanggan 450 VA digratiskan penuh sementara 900 VA subsidi diskon 50 persen.

Kebijakan token ini, kata Bob, khusus pelanggan prabayar. Untuk pelanggan pascabayar langsung dikurangi secara otomatis lewat tagihan.

"Mulai Juli 2020, pelanggan yang telah terdaftar sebagai penerima subsidi, dapat mengklaimnya dengan melalui beberapa cara," ujar Bob di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Cara pertama adalah mengakses di website resmi PLN www.pln.co.id, kemudian pilih kolom dan klik Stimulus Covid-19. Pelanggan tinggal memasukkan nomor ID pelanggan dan ikuti arahan pengisian kolom selanjutnya.

Kedua, pelanggan bisa melalui chating aplikasi WhatsApp resmi PLN di nomor 08122-123-123. Caranya, pesan pertama adalah kirimkan ID PLN ke nomor tersebut. Pelanggan nanti akan mendapatkan pesan resmi otomatis dari pelayanan dan ikuti arahan selanjutnya.

Untuk mengetahui apakah termasuk golongan subsidi atau bukan, bisa dilihat pada pembayaran sebelumnya, jika tercantum kode R1M pada kolom Tarif/daya golongan 900 VA itu berarti bukan subsidi dan tidak berhak mendapatkan token gratis, kecuali kode R1.

Tak hanya itu, kata Bob, PLN mengantisipasi pelanggan yang tidak memiliki akses internet atau tidak memiliki akun nomor Whatsapp.

“Untuk masyarakat terpencil atau susah akses internet, masih banyak cara untuk bisa klaim token listrik gratis,” kata Bob.

Bagi pelanggan yang berhak menerima subsidi listrik dan tinggal di daerah tanpa akses internet, bisa mendatangi perangkat desa terdekat, kemudian meminta perangkat desa mencatat ID PLN dan melaporkan melalui perangkat desa kepada PLN. Hal yang sama berlaku bagi pelanggan yang tidak memiliki akun WA.

“Nanti nomor token akan diberikan melalui perangkat desa,” kata Bob.

Jika masih ada akses telepon, kata dia, bisa menghubungi kontak PLN 123 dan minta disambungkan kepada pelayanan pelanggan. Nanti akan diarahkan oleh layanan pelanggan.

Langkah terakhir, apabila tidak ada internet dan telepon, maka pelanggan bisa mendatangi kantor PLN terdekat di seluruh penjuru Indonesia.

“Yang terpenting adalah nomor ID Pelanggan PLN selalu dicatat untuk dimintakan informasi kepada kantor PLN atau perangkat desa,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah