Toko Jual Produk dengan Harga Tak Wajar di Tengah Corona, Ini Respons Bukalapak

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 20:13 WIB
Toko Jual Produk dengan Harga Tak Wajar di Tengah Corona, Ini Respons Bukalapak

Bukalapak. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wabah virus corona Covid-19 dijadikan peluang bagi sebagian orang untuk menjual produk kesehatan dan sembako dengan harga tak wajar. Kondisi tersebut dinilai merugikan konsumen.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin mengatakan, Bukalapak mengambil langkah - langkah tegas untuk memastikan masyarakat selalu mendapatkan produk dengan harga yang wajar di platform perseroan.

"Salah satunya dengan menindak tegas pelapak yang memanfaatkan situasi pandemi untuk meraup keuntungan dengan cara menaikkan harga secara tidak wajar. Pelapak yang terbukti melakukan ini sudah kami tindak lanjuti dengan cara take-down akun," kata Rachmat, Selasa (24/3/2020).

Kendati demikian, dia tak menyebutkan sudah berapa banyak akun yang diblokir. Dia hanya memastikan Bukalapak telah bekerja sama dengan prinsipal dan partner-partner resmi untuk menambah stok barang sehingga ketersediaan produk tetap terjaga. 

Rachmat mengimbau kepada para penjual (seller) yang memanfaatkan platform online perlu mengedepankan aspek gotong royong di tengah merebaknya Covid-19.

"Tidak ada negara, perusahan, dan komunitas yang bisa bertahan sendirian pada saat pandemi berlangsung. Penanganan membutuhkan gotong royong yang terkordinir dari berbagai elemen masyarakat supaya dapat mempertahankan infrastruktur dasar (ekonomi) dan meminimalisir dampak negatif pada perekonomian dan fungsi sosial," kata Rachmat kepada iNews.id, Selasa (24/3/2020).

Rachmat menyebut, Bukalapak memilih mengedepankan kampanye 'Sahabat Sehat' selama masa darurat corona. Dari kampenya itu, Bukalapak akan membantu menyediakan kebutuhan bahan pokok, produk kesehatan, dan produk penunjang kenyamanan dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

"Bukalapak akan memberikan diskon dari mitra bisnis seperti Bank BRI, Dana, dan Allianz," kata dia.

Selain itu, kata Rachmat, Bukalapak akan menanggung beban ongkos kirim berapa pun nilai transaksinya. Menurut dia, belanja online bisa menjadi alternatif karena bebas kontak langsung dengan penjual dan proses pengiriman tepat waktu.

Bukalapak, lanjut Rachmat, juga telah memberikan edukasi terkait Covid-19 kepada mitra warung Bukalapak yang tergabung dalam komunitas 'Sahabat Sehat'. Edukasi itu mencakup bagaimana melayani pelanggang dengan meminimalisir resiko tertular atau menularkan Covid-19.


Editor : Rahmat Fiansyah