Tokopedia Tunjuk Spesialis Keamanan Siber untuk Selidiki Kebocoran Data
JAKARTA, iNews.id - Tokopedia tengah menghadapi kasus kebocoran data yang menimpa 91 juta pengguna. Perusahaan e-commerce lokal tersebut meyakinkan bahwa keamanan data pengguna tetap menjadi prioritas.
"Selama 11 tahun Tokopedia melayani masyarakat Indonesia, kami selalu memberi perhatian lebih kepada sistem keamanan kami," kata CEO & Founder Tokopedia, William Tanuwijaya melalui keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).
Pada 2 Mei lalu, data 91 juta pengguna dicuri oleh pihak ketiga yang mencakup seluruh identitas pengguna, kecuali kata kunci (password). William mengatakan, Tokopedia langsung bertindak cepat dengan memastikan akun dan transaksi tetap terjaga.
"Kami terus pastikan bahwa kata sandi telah dienkripsi dengan enkripsi satu satu arah," katanya.
Selain investigasi internal, kata William, Tokopedia menunjuk institusi independen global yang memiliki spesialisasi di bidang keamanan siber untuk membantu proses investigasi. Kendati demikian, dia tak mengungkapkan identitas institusi tersebut.