Tol Gilimanuk Bali Senilai Rp19 Triliun Ditawarkan ke Investor

Antara · Rabu, 30 September 2020 - 13:25:00 WIB
Tol Gilimanuk Bali Senilai Rp19 Triliun Ditawarkan ke Investor
Kementerian PUPR menggelar market sounding untuk tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 95 kilometer dengan nilai investasi Rp19,36 triliun. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar market sounding untuk tol Gilimanuk. Proyek jalan yang menghubungkan Gilimanuk-Mengwi tersebut membutuhkan biaya Rp19,36 triliun.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, kegiatan market sounding secara virtual dilakukan untuk memberikan informasi secara menyeluruh soal proyek yang bisa dikerjasamakan dengan BUMN atau swasta (KPBU).

"Selain itu juga untuk menjaring masukan, tanggapan dan minat dari Bapak/Ibu hadirin sekalian atas proyek KPBU yang ditawarkan oleh Kementerian PUPR selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK)," kata Eko, Rabu (30/9/2020).

Tol Gilimanuk-Mengwi memiliki panjang jalan sekitar 95 kilometer. Saat ini, proyek sudah masuk dalam tahap studi kelayakan (feasibility study) dan ditargetkan akan ditender pada Oktober 2020. Pemrakarsa proyek ini yaitu PT Bariko Indoraya dan PT Cipta Sejahtera Nusatama.

Eko mengatakan, Kementerian PUPR terus mendorong BUMN atau swasta terlibat dalam pembangunan infrastruktur lewat skema KPBU. Pasalnya, kapasitas anggaran pemerintah terbatas.

"Melalui skema KPBU akan tercipta daya ungkit, leverage dari hasil investasinya, sehingga keuntungan dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya," ucapnya.

Tol Gilimanuk-Mengwi yang berlokasi di Bali bagian barat meningkatkan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk ke Metropolitan Sarbagita yang kerap macet. Tol ini sekaligus menjadi tol kedua di Pulau Dewata setelah Tol Bali Mandara yang menghubungkan Denpasar-Nusa Dua.


Editor : Rahmat Fiansyah