Tol Pertama di Aceh Sigli-Banda Aceh Siap Dioperasikan

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 00:35 WIB
Tol Pertama di Aceh Sigli-Banda Aceh Siap Dioperasikan

PT Hutama Karya (Persero) mengungkapkan siap mengoperasikan jalan Tol Sigli Banda Aceh Seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Hutama Karya (Persero) mengungkapkan siap mengoperasikan Jalan Tol Sigli Banda Aceh Seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang). Ini setelah memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang Penetapan dan Pengoperasian Jalan Tol Sigli Banda Aceh Seksi 4.

“Kita terus berupaya menjalankan mandat pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.765 km,” ujar Executive Vice President (EVP) Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya, Agung Fajarwanto dalam siaran persnya, Jumat (3/7/2020)

Dia menjelaskan Uji Layak Fungsi (ULF) di JTTS ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) selama seminggu pada 11-18 Juni 2020, merupakan salah satu tahapan persiapan pengoperasian tol.

“Saat ini, Hutama Karya telah resmi memperoleh Surat Keputusan Menteri untuk Tol Sibanceh seksi 4 sepanjang 13,5 km dari Kementerian PUPR,” katanya.

Dia mengatakan dengan semangat kerja bersama di lapangan dan dukungan berbagai pihak terkait sehingga pembangunan tol pertama di Provinsi Aceh dapat berjalan lancar,” ujar Fajar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses ULF,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, setelah dinyatakan layak operasi secara teknis, administratif dan sistem operasi tol, proses selanjutnya hingga tol dapat beroperasi secara penuh, yakni penetapan pengoperasian dan pemberlakuan tarif tol.

“Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), kami tengah menunggu arahan regulator, baik terkait kapan tol akan diresmikan dan operasionalnya akan dilakukan,” katanya.

Dia mengatakan untuk mendukung proses tersebut, saat ini perusahaan sudah mulai sosialisasi pengoperasian jalan tol kepada pengguna, mengingat jalan ini merupakan tol pertama di Aceh.

Tol Sibanceh secara keseluruhan nantinya akan dilengkapi tujuh Gerbang Tol (GT) dan enam Simpang Susun (SS) atau interchange. Selain itu, tol sepanjang 74 km ini akan memiliki dua buah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area Tipe A yang terletak di seksi 3 (Jantho-Indrapuri) KM 37 dan seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) KM 54.

Adapun progress dari kedua rest area tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan desain, pembebasan lahan dan land clearing. Keseluruhan TIP ini ditargetkan dapat beroperasi secara fungsional setelah Tol Sibanceh mulai dioperasionalkan.

Sampai saat ini, progres keseluruhan pembangunan tol telah mencapai 41 persen dengan rincian seksi 1 Padang Tiji-Seulimun (24,3 KM) 6 persen progress konstruksi dan 46 persen progress pengadaan lahan; seksi 2 Seulimun-Jantho (7,6 km) 24 persen progress konstruksi dan 93 persen progress pengadaan lahan; seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km) 57 persen progress konstruksi dan 96 persen progress pengadaan lahan; seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km) 100 persen progress konstruksi dan 99 persen progress pengadaan lahan; seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (7,7 km) 12 persen progress konstruksi dan 17 persen progress pengadaan lahan, dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam (5 km) 40 persen progress konstruksi dan 91 persen progress pengadaan lahan.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang 588 km dengan 368 km ruas tol telah beroperasi secara penuh. Ruas tol tersebut, yakni ruas Medan-Binjai seksi 2 dan 3 (17 km), ruas Palembang-Indralaya (22 km), ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km), ruas Terbangi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km).

Editor : Dani Dahwilani