Toyota dan Daihatsu Bakal Produksi Mobil Listrik di Indonesia pada 2022
TOKYO, iNews.id - Pabrikan otomotif asal Jepang, Toyota menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan rencana untuk memproduksi mobil listrik dalam waktu dekat.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengaku, pertemuan dengan bos-bos Toyota untuk memberikan sosialisasi tentang rencana regulasi kendaraan listrik yang diterapkan beberapa tahun lagi. Regulasi itu termasuk insentif fiskal yang diperoleh oleh pabrikan otomotif jika memproduksi kendaraan listrik.
"Mengenai potensi implementasi dari percepatan electric vehicle dan fasilitas PPnBM yang sedang disusun oleh pemerintah, kami komunikasikan dengan pelaku industri otomotif di sini,” kata Menperin usai bertemu jajaran Toyota di Tokyo melalui keterangan tertulis, Kamis (30/5/2019).
Dia mengatakan, regulasi ini akan dituntaskan tahun ini, namun penerapannya akan dilakukan transisi selama dua tahun. Untuk itu, dia berharap pabrikan otomotif bisa mulai memproduksi mobil listrik pada 2021 atau 2022.
Menperin optimistis pabrikan otomotif tertarik untuk memproduksi mobil listrik. Pasalnya, insentif pajak yang diberikan akan memberikan perbedaan harga yang cukup signifikan antara mobil listrik dan mobil konvensional. Bagi konsumen, mereka juga akan diuntungkan dalam efisiensi konsumsi bensin.
"Ada hybrid car itu yang sampai hemat 50 persen. Selain itu, ada kemudahan dari maintenance dari kendaraan-kendaraan berbasis listrik," ucap dia.
Deputi CEO Toyota, Susumu Matsuda mengatakan, Toyota akan fokus mengembangkan teknologi kendaraan listrik di Indonesia. Hal tersebut supaya peralihan teknologi tidak menyusahkan konsumen.
"Hal ini untuk memberikan pelayanan utama kepada konsumen kami, sesuai budaya perusahaan, agar mereka praktis menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya.
Matsuda mengatakan, Toyota bersama Daihatsu akan memproduksi mobil listrik hybrid pada 2022. Modelnya, SUV dan MPV.
"Kami menilai, kedua jenis tersebut yang akan lebih diminati konsumen di Indonesia. Kami sedang mempersiapkan produksinya,” ujar dia.
Editor: Rahmat Fiansyah