Traveloka Tutup 2 Layanan Lagi, Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id - Traveloka memutuskan menutup 2 layanan lagi, yakni Eats dan Send, per Oktober 2022. Sebelumnya pada Agustus 2022, marketplace pemesanan tiket perjalanan dan hotel itu, telah menutup layanan Mart.
Narasumber Traveloka yang menolak disebut identitasnya, mengatakan penutupan layanan Eats dan Send merupakan bagian dari strategi bisnis dan prioritas perusahaan. Hal itu seiring dengan bangkitnya sektor perjalanan yang sempat merosot akibat dampak pandemi Covid-19.
“Kami sangat antusias menyambut hal ini ke depannya,” kata Narasumber Traveloka, kepada MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Menurut dia, selama berlangsungnya proses penutupan ketiga layanan tersebut, baik karyawan, mitra, maupun konsumen akan tetap menjadi fokus utama Traveloka. Manajemen Traveloka juga memastikan proses transisi yang baik sesuai dengan aturan yang berlaku.
MNC Group Siap Perluas Kerja Sama Sektor Lain dengan Traveloka
“Kami akan terus berkoordinasi dengan para mitra, serta menyediakan dukungan dalam proses pemberhentian layanan Eats dan Send ini berlangsung,” ujar narasumber tersebut.
Seperti diketahui, layanan Traveloka Mart baru duluncurkan pada Maret 2022, namun hanya bertahan 5 bulan layanan tersebut ditutup atau dihentikan Traveloka per Agustus 2022.
Kerja Sama MNC Kapital dan Traveloka
Sementara layanan Traveloka Eats dan Send ditutup saat perusahaan baru mendapat suntikan dana dari investor. Pada 29 September 2022, Traveloka mengumumkan pendanaan terbaru sebesar USD300 juta. Dana tersebut berasal dari Indonesia Investment Authority (INA), BlackRock (melalui dana kredit privat yang dikelolanya), Allianz Global Investors (melalui dana yang dikelolanya), Orion Capital Asia (melalui dana dan akun yang dikelolanya), dan lembaga keuangan global terkemuka lainnya.
Perusahaan meyakini, pendanaan tersebut akan mendukung pertumbuhan ekosistem digital di sektor perjalanan, dan memungkinkan perusahaan untuk tumbuh lebih jauh, sekaligus mengukuhkan status sebagai salah satu pemimpin teknologi di kawasan.
Editor: Jeanny Aipassa