Uni Eropa Mulai Berlakukan Tarif Impor Tinggi untuk Mobil Listrik China
Para pejabat Uni Eropa mengatakan, kenaikan tarif impor ini didorong oleh subsidi yang tidak adil yang memungkinkan kendaraan listrik buatan China dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dibanding kendaraan listrik yang diproduksi di Eropa. China telah membantah tuduhan tersebut berulang kali.
Tarif impor mobil listrik ini sudah mulai berlaku, namun saat ini bersifat sementara sembari penyelidikan terhadap dukungan Pemerintah China kepada produsen kendaraan listrik terus berlanjut. Aturan tersebut kemungkinan besar tidak akan diberlakukan hingga akhir tahun ini.
Aturan ini tidak hanya berdampak pada produsen mobil listrik asal China. Perusahaan-perusahaan Barat yang membuat mobil di China juga berada di bawah pengawasan Uni Eropa.
Keputusan yang diambil Uni Eropa mungkin terlihat sepele jika dibandingkan dengan langkah AS baru-baru ini yang menaikkan total tarif kendaraan listrik China hingga 100 persen.
Jumlah kendaraan listrik yang dijual oleh produsen mobil China di seluruh Uni Eropa meningkat dari hanya 0,4 persen dari total pasar kendaraan listrik pada 2019 menjadi hampir 8 persen pada tahun lalu, menurut data Transport and Environment (T&E).