Wabah PMK Hewan Ternak di Jatim, Ini 4 Langkah Pencegahan Dini

Advenia Elisabeth ยท Minggu, 08 Mei 2022 - 19:38:00 WIB
Wabah PMK Hewan Ternak di Jatim, Ini 4 Langkah Pencegahan Dini
Ilustrasi ternak sapi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Holding Pangan ID Food membeberkan sejumlah langkah pencegahan dini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kini mewabah pada hewan ternak di Jawa Timur. 

Direktur Utama Holding Pangan ID Food, Frans Marganda Tambunan, mengatakan melalui anak usahanya di sektor peternakan, ID Food telah melakukan upaya pencegahan PMK tersebut sedari dini. 

Dia membeberkan, ada 4 langkah pencegahan dini PMK yang diterapkan ID Food, yaitu: 

- tidak menerima ternak dari wilayah yang terduga terdampak PMK
- melakukan tindakan karantina atau isolasi terhadap ternak yang baru datang atau pindah dari lokasi kandang lain
- menggunakan prosedur biosecurity yang ketat pada wilayah kawasan peternakan yang dikelola anak usaha Holding PT Berdikari member of ID Food
- mengupayakan vaksin terhadap ternak sapi dan domba, serta upaya pencegahan lainnya. 

“Upaya pencegahan ini merupakan dukungan Holding pangan terhadap pemerintah dalam memutus penyebaran PMK pada hewan ternak," ungkap Frans, Minggu (8/5/2022).

Dia memastikan hewan ternak di peternakan yang dikelola ID FOOD group melalui anak usaha sektor peternakan PT Berdikari maupun di Peternakan sapi member ID Food lainnya aman dan bebas dari wabah PMK. 

Hal itu, lanjutnya, sesuai dengan arahan pemerintah untuk lakukan pencegahan, pengawasan dan pengendalian untuk memberikan proteksi kepada hewan ternak. 

“Kami memastikan peternakan sapi yang dikelola ID FOOD Group aman dan bebas dari wabah, berdasarkan operasi pasar dan koordinasi kami dengan Asosiasi Pedagang dan mitra, stok ketersediaan daging sapi tersedia,” ungkap Frans. 

Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara menambahkan pasca lebaran, pihaknya terus mendistribusikan pasokan stok daging sapi, baik daging sapi segar dan beku kepada mitra untuk memastikan ketersediaan daging sapi terpenuhi.

Ia pun memastikan daging sapi yang didistribusikan sehat dan aman. Mengenai adanya wabah PMK di Jatim, pencegahan dini pun telah dilakukan melalui sosialisasi upaya pencegahan kepada mitra peternak.

“Saat ini Berdikari memiliki stok hewan ternak 1.408 ekor sapi di wilayah Jawa Barat, NTB dan Sulawesi Selatan serta 1.213 ekor domba di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sejak berita adanya dugaan PMK maka proses pengetatan terhadap biosecurity kandang di tingkatkan, baik untuk petugas perlengkapan dan termasuk pakan ternak,”terang Harry. 

Harry pun berharap, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Direktorat Peternakan dan Kesehatan hewan dapat segera mendapat hasil strain virus PMK apa yang ada sehingga bisa menentukan vaksin yang tepat buat pencegahan lebih luas lagi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah bergerak cepat dalam menangani kasus PMK pada hewan ternak yang terjadi di Jatim. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun dan mengawal langsung proses pengobatan intensif pada hewan ternak di Kabupaten Gresik, yang menjadi satu diantara empat kabupaten di Jatim yang ditemukan kasus PMK kemarin. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: