Waduh, Larangan Mudik Bikin UMKM Daerah Banyak Yang Tutup

Michelle Natalia ยท Kamis, 15 April 2021 - 14:00:00 WIB
 Waduh, Larangan Mudik Bikin UMKM Daerah Banyak Yang Tutup
Ilustrasi UMKM. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - INDEF menilai larangan mudik lebaran 2021 yang dikeluarkan pemerintah belum lama ini, akan memperbanyak jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tutup. 

Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira, mengatakan UMKM di daerah mengalami penurunan omzet ketika mudik lebaran tahun ini dilarang oleh pemerintah.

"Khususnya sektor retail, makanan minuman, perhotelan dan jasa transportasi," ungkap Bhima, kepada MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Kamis(15/4/2021).

Biasanya, momen mudik dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan omset hingga 30-40% lebih tinggi dari bulan biasanya. 

"UMKM daerah yang tadinya mau rekrut tenaga kerja terpaksa membatalkan karena ada pelarangan mudik. Bukan tidak mungkin UMKM yang tutup permanen di daerah semakin banyak," kata Bhima. 

Terkait dengan larangan mudik, Bhima pun menyarankan kepada pemerintah agar sebaiknya sektor perhotelan dan transportasi segera di berikan relaksasi pinjaman kredit agar ada kelonggaran, terutama dalam pemberian THR kepada para karyawannya yang tahun ini tidak boleh dicicil. 

"Ini memang koridor OJK, tapi tentunya pemerintah bisa mendorong OJK agar memperpanjang relaksasi pinjaman," ujar Bhima.

Dia mengungkapkan, pemerintah juga bisa berikan subsidi bunga dan subsidi tunai langsung. "Untuk subsidi uang tunai bisa diprioritaskan ke pekerja di kedua sektor yang rentan PHK. Misalnya selama bulan Mei-Juni diberikan Rp3-5 juta per bulan kepada tiap pekerja yang rentan," tutur Bhima.

Editor : Jeanny Aipassa