Waskita Karya Dapat Fasilitas Kredit Rp8 Triliun dari 3 Bank

Aditya Pratama ยท Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:29:00 WIB
Waskita Karya Dapat Fasilitas Kredit Rp8 Triliun dari 3 Bank
Waskita Karya dapat fasilitas kredit Rp8 triliun dari 3 bank. Foto: Antara

JAKARTA, iNews.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mendapatkan fasilitas kredit sebesar Rp8,07 triliun dari tiga bank. Fasilitas kredit itu akan digunakan BUMN kontruksi ini untuk modal kerja pengerjaan proyek.  

Bertindak sebagai kreditor sindikasi, yaitu tiga bank BUMN, seperti Bank Mandiri sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner serta Agen Escrow, Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner serta Agen Fasilitas, serta Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner serta Agen Jaminan. Adapun perjanjian kredit sindikasi dengan ketiga bank sudah dilakukan pada Senin (25/10/2021).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan, fasilitas kredit modal kerja ini bersifat bergulir transaksional yang disediakan oleh kreditor sindikasi untuk perseroan. 

Fasilitas kredit tersebut diperoleh perseroan dari kreditor sindikasi dengan penjaminan pemerintah dalam rangka pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional, dengan jumlah pokok hingga Rp8,07 triliun dengan sublimit kredit non tunai dalam bentuk letter of credit (LC)/surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN)/Counfer Guarantee (CG)/standby Letter of Credit (SBIC) (fasilitas kredit non tunai tersebut disebut sebagai Non Cash Loan (NCL) hingga Rp6,26 triliun, dan supplier financing sebesar Rp6,26 triliun.

"Tujuan penggunaan fasilitas kredit tersebut sebagai modal kerja termasuk untuk melunasi non cash loan dan supplier financing yang menjadi limit dari fasilitas kredit untuk pelaksanaan proyek dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional," kata dia, dikutip dari  keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/10/2021).

Selain itu, perseroan juga telah menandatangani Akta Perjanjian Pengelolaan Kas dan Rekening Penampungan pada tanggal yang sama.

"Dengan adanya Perjanjian Kredit Sindikasi dengan Fasilitas KMK Penjaminan, akan meningkatkan kapasitas modal kerja perseroan dalam menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan serta dapat meningkatkan kinerja operasional perseroan," ujar Taufik.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: