Wow, Angkasa Pura I Beri Diskon Lending Fee 100 Persen untuk Penerbangan Internasional yang Masuk Bali

Advenia Elisabeth ยท Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:26:00 WIB
 Wow, Angkasa Pura I Beri Diskon Lending Fee 100 Persen untuk Penerbangan Internasional yang Masuk Bali
Bandara Ngurah Rai Bali. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – PT Angkasa Pura I (Persero) memberikan diskon biaya pendaratan (lending fee) untuk penerbangan internasional yang masuk ke Bandara Ngurah Rai Bali. Diskon lending fee diberikan antara 50 persen hingga 100 persen, mulai 14 Oktober 2021 sampai 30 Juni 2022. 

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, mengatakan pemberian diskon lending fee tersebut merupakan kebijakan stimulus untuk mendukung pemulihan pariwisata Bali yang terpukul hebat akibat dampak pandemi Covid-19. 

Menurut dia, insentif lending fee diberikan kepada maskapai domestik maupun asing yang melakukan penerbangan internasional dari dan menuju Bali. 

Faik menjelaskan, pemberian lending fee terbagi atas dua bagian. Pertama, diskon lending fee sebesar 100 persen berlaku untuk penerbangan internasional yang masuk Bandara Nguraha Rai Bali, selama periode 14 Oktober hingga 31 Desember 2021. Kedua, diskon landing fee sebesar 50 persen berlaku untuk penerbangan internasioinal yang masuk Bali mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2022.

"Angkasa Pura I mendukung pemulihan pariwisata Bali seiring dengan rencana pembukaan pintu internasional bagi turis mancanegara ke Bali dengan memberikan stimulus bagi maskapai, nasional dan asing, yang mengaktifkan kembali rute internasional dari dan menuju Bali. Diharapkan dengan pemberian insentif ini, akan meringankan beban maskapai untuk mengaktifkan kembali rute internasional mereka dari dan menuju Bali," ujar Faik Fahmi, dalam keterangan resminya, Rabu (13/10/2021).

Untuk mendapatkan insentif tersebut, lanjutnya, ada terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi maskapai, diantaranya perusahaan yang mengajukan insentif untuk penerbangan rute internasional merupakan Badan Usaha Angkatan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing. 

Kemudian, penerbangan yang masuk dalam program insentif merupakan penerbangan penumpang regular berjadwal yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berdasarkan Ijin Rute Penerbangan.

“Lalu, penerbangan yang tidak masuk dalam program insentif adalah penerbangan kargo (freighter), general aviation, dan charter,” kata Faik.

Ia pun membeberkan bahwa dalam catatan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai tahun 2019 atau masa pra pandemi, bandara melayani 50 destinasi kota-kota di dunia seperti Incheon, Dubai, Doha, Narita, Istanbul, Sydney, Melbourne dan sebagainya.

“Penumpang internasional bahkan mencapai 13,8 juta orang sepanjang tahun 2019 tersebut. Pesawat terbanyak yang digunakan jenis Boeing 777, Boeing 787 dan Airbus 330,” ungkap Faik.

Dia menambahkan, maskapai yang mendapatkan insentif tersebut juga akan dibantu dipromosikan rute penerbangannya oleh Angkasa Pura I di berbagai kanal media elektronik perusahaan seperti media sosial.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: